Pengusaha dan Serikat Pekerja Sepakat Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama dengan sejumlah serikat pekerja/serikat buruh sepakat untuk membahas terlebih dahulu Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan secara bersama sebelum diajukan ke pemerintah.

Hal itu mengemuka dalam forum Halal Bihalal yang digelar APINDO di Jakarta, Kamis (9/4), yang juga turut dihadiri perwakilan DPR RI, pemerintah, serta pimpinan serikat pekerja.

Tujuan digelarnya forum tersebut yakni sebagai ruang dialog strategis untuk memperkuat hubungan industrial dan merespons dinamika ketenagakerjaan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam kesempatan itu mengapresiasi inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya dialog sosial yang inklusif.

Ia mendorong agar proses penyusunan kebijakan ketenagakerjaan melibatkan partisipasi luas serta mampu mengakomodasi kepentingan seluruh pihak, tanpa mengulang polemik di masa lalu.

Senada, Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani menegaskan bahwa penyusunan RUU Ketenagakerjaan mesti didasarkan pada kesepahaman antara pengusaha dan pekerja.

READ  Oknum Kanit PPA Polres Subulussalam Diduga Langgar Kode Etik Kepolisian, UU KIP Serta UU Pers

Ia menilai, pendekatan ini penting agar regulasi yang dihasilkan tidak hanya implementatif dan berdaya saing, tetapi juga memberikan kepastian usaha dan perlindungan yang adil bagi pekerja.

“Di tengah tekanan global seperti kenaikan biaya bahan baku, logistik, dan dinamika geopolitik, APINDO menilai kolaborasi antara pengusaha dan pekerja menjadi kunci menghadapi tantangan tersebut,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (11/4).

Sementara itu, Ketua Umum KSPSI Moh. Jumhur Hidayat menegaskan perihal pentingnya komunikasi yang setara dan konstruktif antara kedua pihak.

Ia juga menyoroti perlunya reformasi kebijakan pengupahan, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, serta kesiapan menghadapi disrupsi teknologi melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja.

APINDO menegaskan bahwa dialog sosial yang intensif menjadi kunci untuk menghasilkan RUU Ketenagakerjaan yang komprehensif, berkeadilan, dan mampu mendorong produktivitas serta hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan
Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi
Dr. Charles Rembang: Paskah Nasional 2026 Sulut Wujud Harmoni Sejati  
*Sukses Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 dengan Catatan Positif*
Jamaah Umroh Terlantar di Jeddah, Diduga Jadi Korban Travel Bermasalah: Negara Diminta Turun Tangan Tegas
Komitmen Keras Berantas Narkotika di Lapas, Menteri Agus Andrianto Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi hingga Pemindahan Ribuan Napi High Risk
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
APINDO Soroti Penghentian Restitusi Pajak bagi Dunia Usaha
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:55 WIB

Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 12:43 WIB

Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi

Senin, 13 April 2026 - 09:53 WIB

Dr. Charles Rembang: Paskah Nasional 2026 Sulut Wujud Harmoni Sejati  

Senin, 13 April 2026 - 08:00 WIB

*Sukses Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 dengan Catatan Positif*

Senin, 13 April 2026 - 05:41 WIB

Jamaah Umroh Terlantar di Jeddah, Diduga Jadi Korban Travel Bermasalah: Negara Diminta Turun Tangan Tegas

Berita Terbaru