Suararakyat.info.Ramadhan-Malam Lailatul Qadar menjadi malam yang paling dinanti di bulan Ramadan. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini adalah waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk memanjatkan doa, memohon ampunan, dan mencari ridha Allah SWT.(20/3/2025)
Doa yang Tidak Akan Ditolak
Malam Lailatul Qadar dikenal sebagai malam penuh berkah di mana setiap doa yang dipanjatkan tidak akan tertolak. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa di malam-malam terakhir bulan Ramadan, terutama di malam ganjil pada sepuluh hari terakhir. Salah satu doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”
Doa ini memiliki makna mendalam karena mengandung permohonan agar Allah menghapus segala dosa dan kesalahan, memberikan ampunan, serta memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.
Ketakutan Akan Dosa dan Harapan Ampunan Allah
Kesadaran akan dosa sering kali membuat seseorang merasa cemas dan takut. Namun, Islam mengajarkan bahwa rahmat dan ampunan Allah lebih luas dari segala dosa hamba-Nya. Oleh karena itu, Ramadan menjadi momen terbaik untuk merenungi diri dan mendekatkan hati kepada Allah.
Banyak orang merasa bahwa dosa mereka begitu besar sehingga sulit diampuni, namun Allah telah menjamin dalam Al-Qur’an:
“Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)
Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
Agar tidak melewatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk:
1. Melaksanakan salat malam seperti Salat Tahajud dan Salat Witir.
2. Membaca Al-Qur’an untuk mendapatkan keberkahan.
3. Memperbanyak doa dan dzikir, khususnya doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
4. Melakukan introspeksi diri dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Tidak ada yang tahu secara pasti kapan Lailatul Qadar terjadi, namun dengan berusaha sungguh-sungguh di sepuluh malam terakhir Ramadan, kita berkesempatan untuk mendapatkan pahala yang lebih baik dari seribu bulan. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memohon ampunan, karena Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih Lailatul Qadar dan mendapatkan ampunan-Nya. Aamiin.
(Red)














