Dampak Depresi Bagi Tubuh Yang Harus Diwaspadai. Yuk Cek Berikut Ini

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Depresi bukan hanya gangguan kesehatan mental yang mempengaruhi emosi dan pikiran, tetapi juga memiliki dampak serius pada kesehatan fisik. Efek negatifnya bisa beragam, mulai dari gangguan pencernaan hingga risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, memahami dampak depresi pada tubuh sangat penting agar penanganannya bisa dilakukan sejak dini.(10/3/2025)

Dampak Depresi terhadap Kesehatan Fisik

1. Masalah pada Sistem Pencernaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Depresi memiliki kaitan erat dengan sistem pencernaan. Perubahan nafsu makan yang drastis, baik peningkatan maupun penurunan, bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Penderita depresi sering kali tidak memperhatikan asupan nutrisi, yang dapat berujung pada kondisi seperti sakit perut, kram, sembelit, irritable bowel syndrome (IBS), serta kolitis ulseratif. Dalam jangka panjang, pola makan yang buruk ini juga bisa meningkatkan risiko obesitas, malnutrisi, atau bahkan anoreksia.

2. Penurunan Gairah Seksual

Gangguan mental ini juga berdampak pada kehidupan seksual. Orang yang mengalami depresi cenderung kehilangan hasrat untuk berhubungan intim. Tidak hanya itu, depresi juga bisa menyebabkan anorgasmia (kesulitan mencapai orgasme) serta disfungsi ereksi. Hal ini bisa mengganggu hubungan dengan pasangan dan menambah beban psikologis penderita.

3. Gangguan Fungsi Otak

Depresi dapat menyebabkan perubahan struktural pada otak. Bagian otak seperti hipokampus dan korteks prefrontal bisa mengalami penyusutan, yang berdampak pada penurunan kemampuan mengingat, mengambil keputusan, serta mengelola emosi. Selain itu, aktivitas berlebihan di amigdala—bagian otak yang mengontrol respons emosional—dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan insomnia, yang pada akhirnya memperburuk kondisi mental dan fisik penderita.

4. Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Ketika seseorang mengalami depresi, tubuhnya akan melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin dalam jumlah tinggi. Hormon-hormon ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, risiko penyakit jantung seperti hipertensi dan penyakit jantung koroner akan meningkat secara signifikan.

READ  Wajib Diketahui, Mengatasi Stres karena Perpisahan atau Perceraian

5. Melemahnya Sistem Imun

Depresi juga dapat menurunkan motivasi seseorang untuk menjaga gaya hidup sehat, seperti berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi. Akibatnya, daya tahan tubuh melemah dan lebih rentan terhadap berbagai infeksi serta penyakit. Penderita depresi juga lebih sering mengalami sakit kepala, nyeri otot, serta kelelahan yang berkepanjangan.

Mengapa Depresi Harus Segera Ditangani?

Depresi bukanlah kondisi yang bisa diabaikan. Jika tidak ditangani dengan baik, dampaknya bisa semakin parah, baik terhadap kesehatan mental maupun fisik. Sering kali, penderita depresi mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, kehilangan minat terhadap hal-hal yang sebelumnya disukai, bahkan memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup.

Karena itu, penting untuk mencari bantuan dari psikolog atau psikiater jika mengalami gejala depresi. Terapi psikologis, obat-obatan, serta perubahan gaya hidup sehat dapat membantu penderita pulih dan menjalani hidup dengan lebih bahagia.

Depresi adalah masalah kesehatan yang kompleks dan membutuhkan perhatian serius. Semakin cepat seseorang mendapatkan bantuan, semakin besar kemungkinan mereka untuk pulih dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Jangan ragu untuk mencari dukungan, baik dari tenaga medis maupun dari orang-orang terdekat.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi

Chen, et al. (2023). Depression and Risk of Gastrointestinal Disorders: A Comprehensive Two-Sample Mendelian Randomization Study of European Ancestry. Psychological Medicine, 53(15), pp. 7309–7321.Cleveland Clinic (2020). Depression and Sex.Mayo Clinic (2018). Diseases & Conditions. Depression (Major Depressive Disorder).Wilson, S. & Burford, M. Healthline (2023). How Depression Affects the Brain and How to Get Help.Pietrangelo, A. Healthline (2019). The Effects of Depression in Your Body.WebMD. How Depression Affects Your Body.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku
RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa
Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan
Relawan Sehati Sejahtera Bantu Warga Sukamaju Tertolak Perhatian Desa
Apresiasi Kinerja Nakes, RSUD Sele Be Solu Beri Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan
Bahas Isu Strategis, Dinkes Bengkalis Gelar Forum PD Renja 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Selasa, 7 April 2026 - 09:35 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:57 WIB

Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku

Senin, 16 Maret 2026 - 07:59 WIB

RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:02 WIB

Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB