Aceng Syamsul Hadie: Kebebasan Pers Penopang Kuat Atas Keutuhan NKRI

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Aceng Syamsul Hadie:

Suararakyat.info.Majalengka – Sebuah keniscayaan bahwa keutuhan NKRI sangat penting untuk dijaga dan dipelihara karena berdampak langsung pada segala bidang kehidupan bangsa Indonesia, seperti ideologi, politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Maka menjaga dan memeliharanya adalah tanggung jawab kita semua selaku warga Indonesia dengan cara saling menghormati dan menghargai perbedaan serta menghindari sikap diskriminatif dan menempatkan persatuan dan kesatuan agar terhindar dari disintegrasi bangsa yang disebabkan karena mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan.

“Kebesan pers merupakan penopang yang sangat kuat untuk terpeliharanya keutuhan NKRI”, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos.,MM selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional) saat ditemui tim media di kediamannya (03/03/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk menciptakan keutuhan NKRI sangat erat sekali hubungannya dengan kebebasan pers, dimana peran dan fungsi pers adalah menyebarkan informasi, mencerdaskan masyarakat, dan mengawasi kekuasaan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat dan tercipta negara yang adil, makmur, transparan dan bertanggung jawab, maka kebebasan pers dalam bermasyarakat sangat diperlukan dan merupakan asas fundamental serta salah satu pilar dalam menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia serta menghormati kebhinekaan”, jelas Aceng Syamsul Hadie yang juga selaku dosen di salah satu perguruan tinggi dan mantan anggota DPRD 3 (tiga periode) di kabupaten Majalengka.

Kebebasan pers di Indonesia merupakan bentuk pelaksanaan UUD 1945 Pasal 28 telah mengatur kebebasan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang, Kebebasan pers adalah hak asasi manusia yang menjadi ciri demokrasi, hak ini diatur dalam perangkat hukum internasional dan perangkat hukum nasional. Namun, kebebasan berpendapat dan berekspresi tidak dapat ditegakkan secara otomatis sehingga dibutuhkan dukungan penuh dan komitmen serius antar aparatur pemerintah, aparat penegak hukum dan elemen masyarakat.

READ  Belum Ada Persepsi Yang sama Antara Dunia Usaha/IndustriTerkait Dengan Riset

“Kalau boleh saya nukil ucapan Presiden Amerika ketiga Thomas Jeferson yaitu ‘No democracy without free press’ artinya bahwa demokrasi tidak akan terwujud tanpa ada kebebasan pers, bahkan Jefferson menjelaskan kebebasan pers adalah hak yang penting dan tidak dapat dibatasi serta merupakan bagian dari kebebasan individu yang harus dijaga serta tidak dapat dibatasi tanpa ada kehilangan apa pun, ketika pers dibungkam, maka segala upaya untuk kepentingan publik akan dihilangkan, tanpa kebebasan pers, niscaya tidak ada pula jaminan perlindungan hak asasi manusia dan tidak akan tercapai suatu negara demokrasi. Jelas bahwa kebebasan pers memiliki peran penting dalam membangun keutuhan NKRI yang berdemokrasi, karena dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, kesadaran, dan pemahaman dalam berbangsa dan bernegara”, tegasnya.

“Namun, perlu diingat bahwa penyalahgunaan kebebasan pers akan berakibat fatal dan ini merupakan tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak akurat, tidak bertanggung jawab dan hoaks yang dapat memicu ketegangan sosial dan politik, penggunaan kebebasan pers untuk tujuan pribadi dan kelompoknya serta keterbatasan akses informasi yang berakibat kesalahpahaman”, pungkas Aceng Syamsul Hadie yang sekarang juga masih menjabat Ketua Umum Yayasan Daarurrahman Cigayam yaitu yayasan lembaga pendidikan yang meliputi Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Diniyah dan TPA.

 

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yakub F Ismail : Tekanan Ganda Ekonomi Indonesia
Dari Depresi Berat Menuju Kepemimpinan Nasional: Transformasi Donny Andretti dan Lahirnya Berbagai Organisasi di Indonesia
Koruptor Hidup Mewah, Rakyat Mati Lapar: Saatnya Hukuman Mati dan Perampasan Aset
Para Serigala Penipu Berkedok Investasi yang Bersembunyi di Balik Korporasi Kini Dapat Dilibas dan Dimintai Pertanggungjawaban Pidana
Korupsi Tidak Pernah Berhenti, Indonesia Darurat Korupsi
Menutup Pintu Impunitas, Membuka Jalan Keadilan bagi Pers
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI harus Waspada Reaksi Alam Sampai Bencana Hujan Mikroplastik Indonesia
Yakub F Ismail: Membaca Mens Rea: Komedi dan Kritik Sosial
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 14:54 WIB

Yakub F Ismail : Tekanan Ganda Ekonomi Indonesia

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:33 WIB

Dari Depresi Berat Menuju Kepemimpinan Nasional: Transformasi Donny Andretti dan Lahirnya Berbagai Organisasi di Indonesia

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:14 WIB

Koruptor Hidup Mewah, Rakyat Mati Lapar: Saatnya Hukuman Mati dan Perampasan Aset

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:58 WIB

Para Serigala Penipu Berkedok Investasi yang Bersembunyi di Balik Korporasi Kini Dapat Dilibas dan Dimintai Pertanggungjawaban Pidana

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:46 WIB

Korupsi Tidak Pernah Berhenti, Indonesia Darurat Korupsi

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB