PETI GUNUNG BOTAK AREAL KAPURAN KEMBALI MENELAN KORBAN JIWA

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suararakyat info Namlea , Longsor yang terjadi hingga. Melelan korban diakibatkan oleh bekas galian para penambang yang sudah lama ditingalkan oleh para penambang kemudian karena hujan beberapa hari yang menguyur areal pertambangan emas tanpa ijin ( peti ),gunung botak areal Kapuran maka terjadi pergeseran tanah sehingga mengakibat longsor yang begitu besar dan menimbun beberapa tenda dan kios para penambang 8 – 3 – 2025

Kemudian didalam satu kios tersebut terdapat beberapa penambang yang sedang tidur sehabis makan saur karna sangat begitu besar air dan lumpur disaat longsor maka beberapa korban tidak bisa menyelamatkan diri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang tidak bisa menyelamatkan diri diantara satu keluarga pemilik kios ( Warung Makan ) Isra ( Suami ) Salbia ( Istri ) Amar ( anak ) Asni ( Tukang Masak ) dan .merupakan warga Maluku Utara sedangkan ada korban lain yaitu Badu Penambang Asal Ternate Mashindra penambang asal Jawa suami dari Ibu Yati Ternate serta Judin Penambang Asal Manado

Kejadian Longsor tersebut terjadi sekitar 05,30 wit , setelah beberapa menit tidak ada lagi tanda – tanda longsor susulan maka para penambang dengan gerak cepat mencari para korban tertimbun dan berhasil menemukan Satu keluarga dan tiga penambang lainnya kemudian dievakuasi melalui Jalur Anahony dan di semayamkan Mesjid Desa Dava Kecamatan Waelata kab Buru

READ  Nahas Seorang Wanita Diduga Alami Kecelakaan Lalu Lintas Korban Tutup Usia di Lokasi

Kelima korban satu keluarga tersebut di pulangkan ke daerah asal untuk dimakamkan dan kedua korban lainnya dimakamkan di TPU Desa Dava

salah satu keluarga korban saat dikonfirmasi awak media ini di Desa Dava mengatakan
Kejadian longsor ini adalah murni karna disaat longsor ini terjadi tidak ada aktifitas para penambang seperti Dompeng dan lainnya longsor ini terjadi akibat pergeseran tanah yang diakibatkan hujan yang menguyur areal PETI Gunung Botak Areal Kapuran beberapa hari ini sehingga Kolam bekas galian para penambang yang sudah ditinggal pergi oleh para penambang tersebut mengalami longsor akibat genangan air dan lumpur yang begitu besar ,

( Tim Investigasi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur
SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jalan Kabupaten Terabaikan, Warga Jampang Tengah Tandu Pasien 10 Km Demi Akses Layanan Kesehatan
Ujian Integritas Penegakan Hukum: Publik Desak Polres Sukabumi Tuntaskan Kasus Dugaan Ustad Cabul di Ponpes Cicantayan
Kasus Korupsi DPR Papua Barat Daya Rugikan Negara Rp715 Juta, Enam Tersangka Ditahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:54 WIB

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:44 WIB

Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:35 WIB

SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di SPPG Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan

Badan Gizi Nasional

BGN Tegaskan Relawan SPPG Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB