Jalur Menuju Pantai Selatan Sukabumi di Serbu, Warga dan Wisatawan Soroti Infrastruktur Jalan Yang Masih Rusak

- Penulis

Senin, 23 Maret 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Lonjakan volume kendaraan yang menuju kawasan wisata pantai selatan di Kabupaten Sukabumi memicu kemacetan panjang di sejumlah titik, terutama pada jalur utama menuju destinasi favorit wisatawan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat memadati jalur menuju kawasan pantai seperti Pantai Karanghawu dan sekitarnya. Antusiasme masyarakat untuk berlibur justru berbanding terbalik dengan kondisi infrastruktur jalan yang dinilai belum siap menampung lonjakan arus kendaraan.

Kemacetan terparah terjadi di beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan cukup serius. Di antaranya ruas Jalan Bantarkawung yang terdampak pergerakan tanah di Desa Warungkira, tepatnya di tanjakan Baeud, serta jalan di Desa Pasirsuren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata membuat kendaraan harus melaju dengan sangat pelan, sehingga memperparah antrean panjang.Selain faktor kerusakan jalan, tingginya volume kendaraan pihak terbaik harus bekerja keras diimbangi dengan rekayasa lalu lintas yang optimal.

Para pengguna jalan terpaksa mengantre berjam-jam di bawah terik matahari.
Salah satu wisatawan, Ujang (65), warga asal Bogor, mengaku kecewa dengan kondisi yang dihadapi. Ia bersama keluarganya hendak berlibur ke Pantai Karanghawu, namun harus terjebak kemacetan panjang akibat jalan rusak.

READ  Jalan Rusak Parah, Warga Ciaul Sukaresmi: Pemdes Mekartani Tutup Mata dan Tak Peduli!

“Jalan banyak yang bolong, jadi kendaraan harus pelan. Ditambah kendaraan padat, jadi macet panjang. Harusnya ada perbaikan atau pengaturan yang lebih baik,” keluhnya.Senin (23/3/2026)

Keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah pengendara lainnya yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka menilai, sebagai kawasan wisata unggulan, akses menuju pantai selatan seharusnya menjadi prioritas dalam hal perbaikan infrastruktur dan manajemen lalu lintas.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terhadap kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi lonjakan wisatawan, khususnya pada momen libur panjang.

Masyarakat berharap kedepannya Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah konkret, baik melalui percepatan perbaikan jalan, penambahan petugas pengatur lalu lintas, maupun rekayasa arus kendaraan, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

Penulis : HS

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Desakan Transparansi Menguat, BAZNAS Sukabumi Tegaskan RSB Bebeza Tetap Berjalan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Senin, 11 Mei 2026 - 01:20 WIB

DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati

Berita Terbaru

Uncategorized

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB