MBG Dapur 21 Majalengka Diduga Bermasalah,Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Bupati dan Sekda Untuk Menindak Tegas dan Menutupnya! 

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Majalengka – MBG Dapur 21 Kabupaten Majalengka Diduga Bermasalah, berawal dari informasi Insiden penemuan ulet di makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur 21, Majalengka, informasi itu menyebar luas dan telah memicu kekhawatiran masyarakat. Makanan yang tidak layak dikonsumsi ini telah mengganggu kegiatan belajar anak-anak di SD Cibodas, Majalengka.

Sementara Aceng Syamsul Hadie menyoroti kejadian ini dengan serius karena MBG harus terjamin kesehatannya agar anak didik benar-benar aman dalam mengkonsumsinya.

“Sebaiknya Bupati dan Sekda Kabupaten Majalengka segera turun tangan dan kalau insiden itu benar, maka tindak tegas Dapur 21 Kabupaten Majalengka, kalau perlu untuk ditutup, agar dijadikan pelajaran bagi dapur-dapur yang lain”, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).Senin (01/12/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ada temuan ulet di makanan MBG, ini menunjukkan ada kelalaian dalam proses pengolahan dan pengawasan makanan. Hal ini sangat memprihatinkan, mengingat program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dan mendukung tumbuh kembang mereka.

READ  Klarifikasi Kepala Dapur SPPG Gegerbitung Jadi Sorotan, Program Makan Bergizi Gratis B3 Dapat Catatan Publik

Aceng mengingatkan bahwa dengan terjadi Insiden tersebut, ini menunjukkan lemahnya pembinaan dan pengawasan dari petugas Gizi (BGN) Majalengka terhadap program MBG.

Pemerintah Majalengka dan pihak terkait harus memastikan bahwa makanan yang disajikan aman dan bergizi untuk anak-anak, jangan hanya mendapat laporan sepihak dari pengelolaan dapur MBG.

Dengan disorotnya kelalaian kegiatan pengolahan makanan di Dapur 21 ini, itu disebabkan kurang memperhatikan nilai kebersihan dan ketelitian. Maka pemerintah dan pihak terkait harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pengawasan dan kualitas makanan MBG.

“Orang tua dan masyarakat harus aktif memantau dan melaporkan jika ada kelalaian dalam program MBG. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban kelalaian”, pungkasnya

Penulis : Ash

Editor : Red-SR

Sumber Berita: Suararakyat. info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug
Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 04:08 WIB

Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi

Minggu, 19 April 2026 - 23:15 WIB

Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 

Minggu, 19 April 2026 - 22:20 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Jumat, 17 April 2026 - 08:41 WIB

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga

Berita Terbaru