Forum Diskusi Kebangsaan GAKORPAN Soroti Masalah Sampah di Kota Tangerang

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Tangerang-Persoalan penumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan di Kota Tangerang menjadi sorotan utama dalam Forum Diskusi Kebangsaan dan Bela Negara yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anti Korupsi Pejuang Indonesia (GAKORPAN). Acara berlangsung di Kantor Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) GAKORPAN Korwil Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan Kampung Gondrong, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan aktivis lintas organisasi. Hadir Ketua DPP GAKORPAN, Dr. Bernard BBBBI Siagian, SH., M.Ak.p, Wakil Ketua Gerakan Solidaritas Nasional Rumah Besar Relawan Prabowo Agip Supendi, SH., MH, serta Kabid Humas DPP GAKORPAN Junaedi Mangapul. Turut hadir pula Tarjono, Korwil Tangerang Kota sekaligus tuan rumah kegiatan, bersama rekan-rekan dari Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), seperti Ferry dan Rohi Arifin dari Media Radar Kriminal. Dari sisi advokasi hukum, tampak pula Rusman Pinem, S.Sos dari LBH Pers Presisi Polri.

Forum ini mengangkat tema besar tentang fungsi sosial kontrol independensi jurnalisme dalam kerangka UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan UU KIP No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Namun demikian, isu lingkungan khususnya persoalan penumpukan sampah di Kota Tangerang mencuat menjadi perhatian utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi, para peserta menyoroti kondisi darurat sampah di beberapa titik seperti Kampung Gondrong dan Pasar Lembang, di mana tumpukan sampah dibiarkan menggunung, menimbulkan bau menyengat, serta mengganggu kenyamanan warga. Situasi ini dianggap berpotensi memicu berbagai penyakit menular seperti disentri, diare akut, hingga gastroenteritis. Bahkan, berkembangnya nyamuk Aedes aegypti di musim penghujan dapat meningkatkan risiko wabah demam berdarah dengue (DBD) yang bisa berakibat fatal.

Ketua DPP GAKORPAN, Dr. Bernard Siagian, dalam sambutannya menegaskan perlunya kesigapan pemerintah kota untuk turun tangan langsung.

READ  Zuli Zulkipli, S.H. Direktur LBH Arjuna Kecam Peredaran Beras Oplosan: Lukai Hati Rakyat, Negara Rugi Rp100 Triliun per Tahun

“Pemerintah daerah, khususnya lurah dan camat, bersama ormas serta Forkopimda harus segera bertindak. Sosialisasi, gotong royong, dan aksi bersih-bersih di jalan maupun sungai harus segera dilakukan. Jangan sampai penumpukan sampah ini menjadi wajah buruk Kota Tangerang dan menjadi ancaman kesehatan masyarakat,” tegas Bernard.

Senada dengan itu, tokoh lain yang hadir, seperti Mangapul Sitio, Dr. Moses Waimuri, SH., M.Th selaku Ketua Aliansi Papua Bersatu untuk NKRI, serta Bunda Tiur Simamora dari PPWI GAKORPAN, juga menekankan perlunya kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Mereka mengingatkan agar Wali Kota Tangerang memberi teladan nyata dengan ikut turun ke lapangan membersihkan sampah.

Lebih jauh, forum ini juga mendorong adanya terobosan dengan mengembangkan sistem bank sampah di setiap RT dan RW. Melalui mekanisme ini, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis. Langkah ini tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan berbasis urban farming.

“Pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan teknologi bank sampah adalah solusi jangka panjang. Selain menjaga kebersihan kota, juga bisa meningkatkan kesadaran warga dan memberi manfaat ekonomi,” ujar Tarjono, Korwil Tangerang Kota GAKORPAN.

Kegiatan diskusi ditutup dengan seruan bersama agar semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, tidak menutup mata terhadap persoalan serius ini. Dengan mengusung semangat “Salam Kota Tangerang, Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 – Macan Asia”, forum tersebut menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga kebersihan kota sebagai bagian dari bela negara dan pengabdian untuk masyarakat.

(Dr Bernard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik
Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi
Data Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Beredar di Media Sosial, Belum Terverifikasi Resmi dan masih menunggu awak media masih menunggu rilis resmi dari pihak terkait untuk memastikan validitas data korban dalam insiden tersebut
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Salurkan KPP Rp258,9 Miliar di Papua
Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 05:30 WIB

Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik

Selasa, 28 April 2026 - 01:12 WIB

Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi

Berita Terbaru