Pemerintah Desa Sindangresmi Luruskan Isu Video Viral, Rumah Ibu Julaeha Sudah Masuk Program Rutilahu 2025

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi – Pemerintah Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampang Tengah, akhirnya angkat bicara terkait beredarnya video di media sosial TikTok yang menampilkan kondisi rumah tidak layak huni milik seorang warga bernama Ibu Julaeha, warga Kampung Sampalan RT 028 RW 008. Video tersebut sempat menimbulkan berbagai spekulasi dan komentar warganet, seolah-olah pemerintah setempat melakukan pembiaran terhadap warganya yang hidup dalam kondisi kurang layak.

Kepala Desa Sindangresmi, Yan Mardiana, SIP, pada Kamis (11/9/2025) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar. Ia menekankan bahwa rumah Ibu Julaeha sudah lama masuk dalam usulan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan rencananya akan segera direalisasikan tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program rutilahu untuk Ibu Julaeha sudah kami usulkan sejak lama dan alhamdulillah sudah menjadi target pembangunan. Saat ini kami hanya menunggu turunnya anggaran dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). Jadi bukan berarti pemerintah desa maupun kecamatan tutup mata, justru kami sedang menunggu prosedur resmi dari pemerintah,” jelas Yan Mardiana.

Lebih lanjut ia menyampaikan, sembari menunggu program resmi dari pemerintah daerah, pihak RT, dusun, dan masyarakat sekitar sudah lebih dulu melakukan swadaya membantu memperbaiki rumah Ibu Julaeha secara gotong royong. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap warga yang membutuhkan sudah dilakukan sejak awal, meski proses bantuan resmi memang membutuhkan waktu.

READ  Lapangan Sepak Bola Kampung Salaawi Disulap Jadi Fasilitas Olahraga Layak: Warga Bojongasih Sambut Gembira Program Penataan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sukabumi

Hal senada juga disampaikan Kasi Pemberdayaan Desa Sindangresmi, H. Mamay, yang menyayangkan adanya kesalahpahaman akibat video viral tersebut. Menurutnya, narasi dalam video TikTok seakan menuding pemerintah desa lalai, padahal kenyataannya sudah ada upaya dan langkah nyata yang dilakukan jauh sebelum video itu muncul.

“Tidak benar kalau dikatakan pemerintah membiarkan. Usulan bantuan sudah masuk dan insyaallah tahun ini rumah Ibu Julaeha akan dibangun melalui program rutilahu. Jadi kami harap masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan informasi sepihak,” kata H. Mamay.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang menemukan kasus serupa bisa terlebih dahulu mengkonfirmasi langsung kepada pemerintah desa atau kecamatan, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

Pemerintah Desa Sindangresmi memastikan komitmennya untuk terus memperhatikan kondisi warganya yang membutuhkan, terutama dalam program perbaikan rumah tidak layak huni. Kasus Ibu Julaeha disebut menjadi salah satu prioritas yang tinggal menunggu realisasi dari pihak terkait.

 

(Ade G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BKK Rp1,7 Miliar Digelontorkan di Tahun 2025,41 Desa di Sukabumi Disorot: LPJ Mandek, Dugaan “Kadeudeuh” Mencuat
Dana Hibah Cair Meski Legalitas Belum Jelas, KNPI Kecam Sikap Pemerintah
Belasan Tahun Jalan Kabupaten Dibiarkan Rusak, Warga Hegarmanah Terpaksa Gotong Royong: Kritik Keras untuk Pemerintah yang Dinilai Abai dan Minim Tindakan Nyata
Halal Bihalal dan Rakor Kecamatan Sukalarang, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Lintas Sektor
Desa Karangjaya Sosialisasikan Program PTSL, Pengukuran Dimulai Tahun Ini
Pembangunan Jalan Desa Rampung, Pemdes Margaluyu Prioritaskan Infrastruktur dan Irigasi
Transaksi Kayu Rp80 Juta Tak Kunjung Tuntas, Nama Kades Serapung Terseret, Publik Menuntut Kejelasan, Klarifikasi Masih Buntu
Sekdes Cidahu Bantah Warganya Buang Sampah ke Jembatan Cikalong, Klaim Sudah Ada Pengangkutan Rutin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 03:02 WIB

BKK Rp1,7 Miliar Digelontorkan di Tahun 2025,41 Desa di Sukabumi Disorot: LPJ Mandek, Dugaan “Kadeudeuh” Mencuat

Kamis, 16 April 2026 - 12:28 WIB

Dana Hibah Cair Meski Legalitas Belum Jelas, KNPI Kecam Sikap Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 04:31 WIB

Belasan Tahun Jalan Kabupaten Dibiarkan Rusak, Warga Hegarmanah Terpaksa Gotong Royong: Kritik Keras untuk Pemerintah yang Dinilai Abai dan Minim Tindakan Nyata

Kamis, 9 April 2026 - 12:30 WIB

Halal Bihalal dan Rakor Kecamatan Sukalarang, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Lintas Sektor

Kamis, 9 April 2026 - 07:43 WIB

Desa Karangjaya Sosialisasikan Program PTSL, Pengukuran Dimulai Tahun Ini

Berita Terbaru

TNI

Kodaeral XIV Hadiri Peringatan Hari Kartini di Sorong

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:51 WIB