Evakuasi Perahu Tenggelam di Pelabuhan Jayanti: Sinergi TNI AL, BPBD, dan Nelayan Hadapi Cuaca Buruk

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Cianjur-Cuaca buruk yang melanda perairan selatan Jawa Barat, khususnya di sekitar pelabuhan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, memicu musibah tenggelamnya sejumlah perahu milik para nelayan setempat. Tingginya gelombang laut dan tiupan angin kencang dari arah selatan menjadi penyebab utama kejadian ini. Menyikapi situasi tersebut, aparat TNI Angkatan Laut dari Lanal Bandung melalui Babinpotmar Posal Ujung Genteng dan Posmat Cidaun bersama unsur pemerintah setempat, segera bergerak cepat melakukan upaya evakuasi.

Kegiatan evakuasi dipimpin oleh Kopral Kepala (Kopka) AL Irvan selaku Babinpotmar Posmat Cidaun. Ia bersama personel Posal Ujung Genteng, bekerja sama erat dengan Satuan Pelaksana Polisi Pamong Praja (Satpel PP) Jayanti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Cidaun, serta Kelompok Rukun Nelayan setempat. Mereka bersatu dalam satu tim, berjuang mengevakuasi perahu-perahu yang tenggelam akibat ganasnya ombak selatan.

Kopka AL Irvan menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan dengan aman dan kondusif. Meskipun menghadapi tantangan alam yang berat, seluruh tim tetap menunjukkan dedikasi tinggi, bekerja keras tanpa mengenal lelah. “Kami bahu membahu dengan penuh semangat. Ini bukan hanya tugas, tapi bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat nelayan,” ujarnya.

Sinergi antara TNI AL, pemerintah kecamatan, dan kelompok nelayan dalam evakuasi ini menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat pesisir. “Inilah contoh semangat juang yang luar biasa. Kerja ikhlas tanpa pamrih menjadi modal utama dalam menghadapi situasi darurat seperti ini,” tambah Irvan.

Ia juga menyampaikan harapan besar dari para nelayan kepada pemerintah, agar pembangunan dermaga pelabuhan ikan Jayanti bisa segera direalisasikan. “Dengan adanya dermaga yang layak, nelayan akan memiliki tempat yang aman untuk bersandar dan menyelamatkan perahu saat cuaca ekstrem melanda. Ini sangat penting untuk keselamatan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Kopka AL Irvan tidak lupa menyampaikan doa dan harapan. “Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kecukupan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga pula kolaborasi dan kekompakan ini terus terjaga demi kepentingan bersama,” tutupnya dengan penuh keikhlasan.

 

(Cep Toto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Anggaran Proyek Gedung Dipertanyakan, MUI Angkat Bicara: Dugaan Krisis Transparansi Pemkab Sukabumi Mengemuka
Transparansi Dipertanyakan, Mahasiswa Desak Pemkot Sukabumi Buka Data Insentif Daerah dan Copot Sekda
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Minggu, 12 April 2026 - 05:56 WIB

Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu

Sabtu, 11 April 2026 - 07:20 WIB

Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik

Berita Terbaru