Warga Pekon Cahaya Negeri Apresiasi Proyek Talud Penahan Abrasi Pantai oleh CV Surya Gemilang Indonesia

- Penulis

Minggu, 19 Januari 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Pesisir Barat-warga Masyarakat Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Lampung mendukung Pengerjaan Proyek Talud Penahan Abrasi Pantai yang di kerjakan oleh CV Surya Gemilang Indonesia, Proyek Talud Penahan Abrasi Pantai yang menelan Anggaran Sebesar Rp 5.991.865.782, bersumber dari dana APBD- P Tahun 2024 Sudah sesuai standar pengerjaan proyek Pekerjaan dan Persiapan Seperti mobilisasi/ Demob Peralatan dan SDM, Serta Plang Papan Nama Proyek, Minggu (19-01-2024).

Mengutip pemberitaan dari media lain yang pernah memberitakan tentang Pengerjaan pelaksanaan Proyek Talud Penahan Abrasi Pantai di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong, pihak CV Surya Gemilang Indonesia sudah mengikuti standar pelaksanaan pekerjaan yang ditentukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengawas proyek Pengerjaan talud Penahan Abrasi Pantai yang mewakili CV Surya Gemilang Indonesia mengatakan ” terima kasih atas saran dan kritik awak media lainnya, dan saat ini papan plang sudah Kami pasang kembali dan pekerja juga sudah menggunakan atribut Keselamatan kerja yang sudah ditentukan ” Ungkapnya.

“Secara bertahap kami juga akan melakukan Pengerjaan Proyek yang Sesuai dengan aturan yang berlaku, demi kenyamanan Warga Sekitar dan mencegah abrasi pantai dan melindungi garis pantai” katanya.

READ  Dua Tokoh Kunci OPM Kembali ke Pangkuan NKRI, Tanda Damai dari Tanah Maybrat

Hal Senada juga disampaikan oleh perwakilan warga Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong yang bernama Anshori ” terima kasih atas pembangunan proyek Talud Penahan Abrasi Pantai yang dikerjakan oleh CV Surya Gemilang Indonesia, Harapan saya sebagai warga dengan pekerjaan Talud Penahan Abrasi Pantai yang dikerjakan oleh CV Surya Gemilang Indonesia akan selesai sampai titik akhir pengerjaan” ujarnya.

Perwakilan warga Pekon Cahaya Negeri Anshori juga menambahkan “Dengan pembangunan Talud Penahan Abrasi Pantai di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong ini dapat lebih memberikan kenyamanan dan keamanan bagi nelayan dan Warga Sekitar dalam menjalankan aktivitas melaut sekaligus meningkatkan produktifitas yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan maupun pemasukan pendapatan asli daerah Kabupaten Pesisir Barat” imbuhnya.

Talud penahan abrasi merupakan salah satu infrastruktur yang dibangun untuk menahan pergerakan tanah dan air. Talud penahan abrasi biasanya terbuat dari beton, batu, atau tanah.

Selain mencegah abrasi, talud juga memiliki fungsi lain, yaitu: Menjaga kestabilan tanah dan lereng, Mencegah longsor, Mencegah pelimpahan air yang berlebihan, Melindungi infrastruktur, Memperpanjang usia bangunan.

(Taufik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Lewat Program SELARAS 2026
Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Lewat Program SELARAS 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Senin, 27 Juli 2026 - 13:42 WIB

MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak

Berita Terbaru