Dua Tokoh Kunci OPM Kembali ke Pangkuan NKRI, Tanda Damai dari Tanah Maybrat

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suararakyat.Info Maybrat, (8/9/25) – Sebuah langkah monumental menuju perdamaian dan stabilitas di wilayah Papua Barat Daya terjadi hari ini, ketika dua tokoh yang sebelumnya terlibat dalam gerakan separatisme menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini berlangsung di Makodim 1809/Maybrat, Kampung Mefkanjim II, Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat.

Hendrik Kawen, yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas penyerangan Posramil Kisor dan menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon Karef Hamid, serta Ekolandos Sakof alias Bule, mantan Ketua KNPB Sektor Siwa Wilayah Aisa Raya sekaligus simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM), secara terbuka mencium bendera Merah Putih dan menandatangani surat ikrar setia kepada NKRI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1809/Maybrat, Letkol Inf. Afrianto Doly, S.M., M.Si., dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Maybrat Fernando Solosa, SE, beserta sejumlah tokoh penting dari TNI, BIN, tokoh agama, dan perwakilan Pemda. Total sekitar 20 orang hadir menyaksikan momen penuh haru dan sejarah ini.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maybrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberanian dan kesadaran dari kedua individu tersebut untuk kembali ke jalan kebangsaan.

“Ikrar ini adalah kesempatan bagi saudara-saudara kita untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, meneguhkan kesetiaan kepada NKRI, serta melepaskan diri dari segala bentuk simpatisan terhadap OPM,” ujar Fernando Solosa.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Maybrat, siap memfasilitasi reintegrasi sosial dan pemberdayaan agar mereka dapat hidup secara normal dan ikut membangun daerah ini,” lanjutnya.

Salah satu simbol paling menyentuh dari kegiatan ini adalah momen ketika Hendrik Kawen dan Ekolandos Sakof mencium Sang Saka Merah Putih—sebuah gestur simbolik yang menyatakan ketulusan hati untuk kembali kepada NKRI. Proses pengucapan ikrar berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan.

READ  Terduga Pelaku Pembabatan Hutan Mangrove di Meranti Mangkir dari Panggilan Polisi, Penanganan Kasus Masih Mandek

Pemerintah daerah bekerja sama dengan TNI dan aparat keamanan telah menyusun langkah-langkah lanjutan berupa pemeriksaan kesehatan, pembinaan ideologi Pancasila, serta pelatihan ekonomi produktif guna mendukung integrasi mereka ke masyarakat.

Profil Singkat:
– Hendrik Kawen, lahir di Kisor pada 20 Februari 1987, berusia 38 tahun, merupakan warga Suku Aifat dan sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Ia tercatat sebagai Wakil Komandan dalam kelompok bersenjata yang menyerang Posramil Kisor.

– Ekolandos Sakof, lahir di Teminabuan pada 13 Oktober 1998, berusia 27 tahun, adalah seorang petani dari Kampung Aikrer, Distrik Aifat Timur. Ia pernah menjabat sebagai Ketua KNPB Sektor Siwa Wilayah Aisa Raya pada 2018–2019.

Kegiatan ikrar ini menjadi bukti nyata bahwa pintu maaf dan rekonsiliasi dari negara selalu terbuka bagi siapa pun yang bersedia kembali. Momentum ini diharapkan menjadi contoh bagi anggota atau simpatisan kelompok separatis lainnya untuk mengikuti langkah serupa demi masa depan Papua yang damai dan sejahtera dalam bingkai NKRI.

Dengan ikrar setia dari Hendrik Kawen dan Ekolandos Sakof, Kodim 1809/Maybrat dan Pemerintah Kabupaten Maybrat menunjukkan komitmennya dalam merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa dan mempercepat pembangunan di Bumi Aifat.

*NKRI Harga Mati. Papua Barat Daya Bagian dari Indonesia*.

(TK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasdam XVIII/Kasuari Hadiri Pembukaan TMMD Ke-128: Sinergi TNI–Pemerintah Daerah Dorong Percepatan Pembangunan Wilayah
Pembinaan Finansial, Koarmada III Gelar Pembekalan Perencanaan Keuangan Guna Kesejahteraan Prajurit
Progres TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari: Satgas Fokus Selesaikan Pembuatan Kusen dan Pondasi Rumah Warga
Tigkatkan Sinergitas, Komandan Kodaeral XIV Menerima Kunjungan Kerja Kepala KPPN Sorong
TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN DROP MATERIAL KE TITIK SASARAN FISIK
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 51 Persen, Akses Warga Kian Terbuka
Kedekatan Dandim 1801/Manokwari dengan Anak-Anak Kampung Tanah Rubuh Warnai Pelaksanaan TMMD Ke-128
Komandan Kodaeral XIV Hadiri Pengantaran Wapres RI di Bandara Domine Eduard Osok Sorong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:47 WIB

Kasdam XVIII/Kasuari Hadiri Pembukaan TMMD Ke-128: Sinergi TNI–Pemerintah Daerah Dorong Percepatan Pembangunan Wilayah

Kamis, 23 April 2026 - 11:44 WIB

Pembinaan Finansial, Koarmada III Gelar Pembekalan Perencanaan Keuangan Guna Kesejahteraan Prajurit

Kamis, 23 April 2026 - 11:38 WIB

Progres TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari: Satgas Fokus Selesaikan Pembuatan Kusen dan Pondasi Rumah Warga

Kamis, 23 April 2026 - 11:28 WIB

Tigkatkan Sinergitas, Komandan Kodaeral XIV Menerima Kunjungan Kerja Kepala KPPN Sorong

Kamis, 23 April 2026 - 08:32 WIB

Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 51 Persen, Akses Warga Kian Terbuka

Berita Terbaru

Badan Gizi Nasional

BGN Pastikan Program MBG Tepat Sasaran Melalui Penetapan Wilayah Prioritas

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:04 WIB