Desa Margaluyu Siapkan 20 Persen Anggaran DD Bidang Peternakan dan Pertania Untuk Ketahanan Pangan

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-Desa Margaluyu memiliki 2503 Kepala Keluarga (KK). 40 Persen Profesi penduduknya sebagai Petani dan Peternak.

“Kebetulan bahwa potensi desa margaluyu dibidang pertanian dan peternakan ini sudah menjadi mata pencarian masyarakat margaluyu seperti peternak sapi perah dan petani sayuran serta padi. Hal tersebut disampaikan Kades Margaluyu Utep Sudarjat kepada awak media dikantornya Rabu (30/04/2025).

Kades Margaluyu Utep mengatakan, dalam rangka memacu Potensi Peternakan dan Pertanian di desa margaluyu. Pemdes Margaluyu mengucurkan anggaran dari dana desa sebesar 20 persen dari anggaran Rp. 1.173.000.000,00, ( Satu miliar, seratus tujuhpuluh tiga juta).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebesar 235 juta itu diperuntukkan untuk ketahanan pangan nasional  yang diprogramkan oleh Pemerintah Pusat.” Kata Utep

Lebihlanjut Utep menjelaskan rencana awalnya Dana Desa tahun 2025 ini akan dicairkan untuk peternakan dan pertanian dalam program ketahanan pangan nasional.

“Ya, rencananya anggaran ketahanan pangan ini kami akan cairkan untuk peternakan dan pertanian. Namun karena ada regulasi baru dari pemerintah pusat terkait Koprasi desa,  “Jadi kami masih menunggu dan belum bisa mencairkan dana tersebut.” Bebernya.

READ  Skandal Hibah Domba Rp 93 Juta di Sukabumi: Poktan Maju Satu Ilegal Diduga Selewengkan Bantuan, Pemdes Buniwangi Lalai Awasi

“Insyaallah setelah regulasi Kopdes merah putih ini sudah jelas. Mungkin nanti sesuai dengan hasil musyawarah warga kita akan kucurkan anggaran tersebut untuk pertanian dan peternakan.” Tuturnya

Untuk Market sendiri. kata Utep, para peternak dan petani Margaluyu masih konvensional melalui bandar dan tengkulak yang ada atau dijual langsung kepasar.

“Kami berharap kedepan dengan adanya Kopdes ini segala permasalahan mulai pra produksi, pasca produksi sampai pemasaran yang ada di desa margaluyu termasuk pertanian dan peternakan bisa terakomodir oleh Kopdes tersebut.’  tuturnya.

Utep menyampaikan Untuk Pemasaran Susu dari hasil Peternak Sapi Perah yang ada di desa margaluyu ini masih ditampung melalui Gapoktan Sulanjana Sukalarang

“Dengan harga yang cendrung rendah menjadi keluhan para peternak sapi perah saat ini.

“Intinya tidak sebanding antara pengeluaran dan pemasukan. “Mudah mudahan dengan Kopdes merah putih disetiap desa ini saya berharap bisa mengakomodir segala permasalahan para petani dan peternak. “Insyaallah kedepan bisa ditangani melalui Kopdes. ” Jadi mata rantai tengkulak itu bisa terputus dengan adanya Kopdes.” Tandasnya.

 

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Desakan Transparansi Menguat, BAZNAS Sukabumi Tegaskan RSB Bebeza Tetap Berjalan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Senin, 11 Mei 2026 - 01:20 WIB

DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati

Berita Terbaru

Uncategorized

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB