SUARARAKYAT || TULUNGAGUNG — Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. Hj. Anggia Ermarini, MKM, menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan sebagai bekal masyarakat dalam mengelola ekonomi keluarga sekaligus melindungi diri dari berbagai bentuk penipuan berkedok investasi. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Perencanaan Keuangan dan Investasi yang diselenggarakan PKPM Lumbung Jagad bekerja sama dengan Bank Mandiri di Aula Lantai II Kantor PCNU Tulungagung, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pengurus Harian dan Koordinator Bidang PC Muslimat NU Tulungagung. Melalui sosialisasi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, pentingnya perencanaan investasi yang sehat, serta langkah-langkah menghindari praktik investasi ilegal.
Dalam kesempatan itu, Anggia Ermarini menekankan bahwa pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan menabung atau berinvestasi, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial secara bijak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa dasar yang jelas.
“Perencanaan keuangan harus dimulai dari pemahaman yang benar. Masyarakat perlu mengetahui bagaimana mengelola keuangan keluarga dengan baik sekaligus memahami risiko berbagai bentuk investasi. Jangan sampai mudah tergiur iming-iming keuntungan tinggi yang pada akhirnya justru merugikan karena terjebak investasi bodong. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat semakin cerdas dan terlindungi dalam mengambil keputusan keuangan,” ujar Anggia Ermarini.
Menurutnya, literasi keuangan menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, terutama di tengah perkembangan produk keuangan dan investasi yang semakin beragam.
Ketua PKPM Lumbung Jagad, Nihayatus Sholihah, S.Pd.I., berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan sejak dini serta mendorong budaya investasi yang aman, legal, dan produktif.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan peserta, sehingga berbagai persoalan terkait pengelolaan keuangan keluarga dapat dibahas secara langsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi yang lebih kuat.
Penulis : Dini
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














