Demokrasi di Ujung Runtuh: Jembatan Ambruk di Tegal Buleud, Diduga Seret Warga ke Jurang Kelalaian Infrastruktur

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Peristiwa tragis kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sebuah jembatan penghubung di Kampung Lingkung Sari, RT 04 RW 04, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegal Buleud, dilaporkan putus pada Kamis (2/4/2026), mengakibatkan kecelakaan yang melibatkan sejumlah warga.

Insiden ini terjadi di tengah momentum penting masyarakat desa, yakni pelaksanaan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Sumberjaya. Diketahui, warga dari Dusun Kampung Cilampahan tengah dalam perjalanan untuk menyalurkan hak pilih mereka dalam proses demokrasi tingkat desa tersebut.

Namun nahas, akses utama yang mereka lintasi justru menjadi titik bencana. Jembatan yang diduga dalam kondisi rapuh dan minim perawatan itu tiba-tiba ambruk saat dilalui warga. Akibatnya, lima orang dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut, terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh warga sekitar yang sigap memberikan pertolongan pertama. Para korban kemudian langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Tegal Buleud menggunakan ambulans Desa Sumberjaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran dan kemarahan warga, mengingat kejadian jembatan putus disebut bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Warga menilai, kondisi infrastruktur yang tidak layak dan kurangnya perhatian dari pihak terkait menjadi faktor utama yang membahayakan keselamatan masyarakat.

READ  Keluarga Korban Desak Polisi Tangkap Pelaku Penikaman di Depan Gereja Katolik Aimas

“Ini bukan kejadian pertama. Kami sudah sering mengeluhkan kondisi jembatan ini, tapi tidak ada tindakan serius. Hari ini korban kembali berjatuhan,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.

Lebih jauh, kejadian ini juga berdampak pada terganggunya proses demokrasi di tingkat desa. Dari total 18 orang yang memiliki hak pilih dalam PAW Kepala Desa Sumberjaya, sebagian di antaranya terdampak langsung oleh insiden tersebut.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur di wilayah Tegal Buleud, khususnya jembatan-jembatan penghubung antar kampung yang menjadi akses vital warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait penyebab pasti ambruknya jembatan maupun rencana penanganan ke depan.

Peristiwa ini kembali menjadi cermin buram lemahnya pengawasan dan pembangunan infrastruktur di daerah pelosok. Di tengah gaung demokrasi desa, keselamatan warga justru dipertaruhkan di atas jembatan yang tak lagi layak dilalui.

Penulis : HS/Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abdul Rokib Tempuh Jalur Hukum Didampingi 11 Pengecara.Setelah di Intimidasi Pasca Audien 
Sorotan Dugaan Pungutan di Tiga Madrasah Inhil, Kemenag Diminta Bertindak Tegas dan Perketat Pengawasan Dana BOS serta PIP
Kaki Mahasiswi di Bangka Barat Nyaris Putus Dibacok, Polres Ungkap Motif Pelaku penganiayaan Karena Tersinggung
Kebakaran Hanguskan Kampung Adat Ciptamulya, Pemkab Sukabumi Siapkan Tanggap Darurat
Satu HP Jadi Saksi Bisu, Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal
Lima Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Cibungur Pertanyakan Perbedaan Bonus Tahunan, Manajemen Tunggu Penjelasan Kantor Pusat
Panglima Koarmada III Gelar Penghijauan Markas Guna Wujudkan Lingkungan ASRI
LSM Annahl Kawal Dugaan Pemalsuan Data Dewas RSUD. R.Syamsudin, Minta Proses Hukum Tak Tebang Pilih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Abdul Rokib Tempuh Jalur Hukum Didampingi 11 Pengecara.Setelah di Intimidasi Pasca Audien 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Sorotan Dugaan Pungutan di Tiga Madrasah Inhil, Kemenag Diminta Bertindak Tegas dan Perketat Pengawasan Dana BOS serta PIP

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:15 WIB

Kaki Mahasiswi di Bangka Barat Nyaris Putus Dibacok, Polres Ungkap Motif Pelaku penganiayaan Karena Tersinggung

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:35 WIB

Kebakaran Hanguskan Kampung Adat Ciptamulya, Pemkab Sukabumi Siapkan Tanggap Darurat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:38 WIB

Satu HP Jadi Saksi Bisu, Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal

Berita Terbaru