Konferensi Pers Segera Digelar, GOWIL Tantang Disdik Pandeglang Buka Laporan BOS 2023–2025

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 04:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || PANDEGLANG – Gelombang tekanan terhadap dugaan carut-marut pengelolaan anggaran pendidikan di SDN Karangsari 2 Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang memasuki babak baru. Dalam waktu dekat, Gabungan Organisasi Wartawan dan Lembaga (GOWIL) memastikan akan melayangkan surat resmi permohonan konferensi pers sekaligus audiensi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang.

GOWIL merupakan aliansi sejumlah organisasi yang terdiri dari Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPC Pandeglang, Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang, Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Kabupaten Pandeglang, serta Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Provinsi Banten.

Langkah ini disebut sebagai respons atas meningkatnya keresahan publik terkait transparansi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan pengawasan kondisi fisik sejumlah sekolah dasar di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua GWI DPC Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menegaskan bahwa audiensi bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret menuntut keterbukaan data.

“Kami tidak ingin polemik ini berlarut-larut tanpa kejelasan. Dana BOS adalah uang negara yang bersumber dari rakyat. Maka publik berhak tahu bagaimana realisasinya, apa saja prioritasnya, dan bagaimana mekanisme pengawasannya. Jika memang tidak ada yang perlu ditutupi, silakan buka datanya secara transparan,” tegas Raeynold.(22/2/2026)

Ia juga menambahkan bahwa GOWIL akan meminta penjelasan resmi terkait mekanisme pengawasan berjenjang, termasuk langkah-langkah evaluasi fisik sekolah yang mengalami kerusakan bertahun-tahun.

READ  Percepat Digitalisasi Desa, Mendes PDT Fokus Atasi 606 Blank Spot di Sulawesi Tengah

Senada, Sekjen AWDI DPC Kabupaten Pandeglang, Jaka Somantri, menegaskan bahwa organisasi pers dan lembaga yang tergabung dalam GOWIL tidak akan tinggal diam jika prinsip akuntabilitas diabaikan.

“Kami ingin memastikan tidak ada pembiaran sistematis. Jika ada keterbatasan regulasi penggunaan BOS untuk perbaikan berat, maka harus dijelaskan secara terbuka: kapan diusulkan, ke mana diajukan, dan sejauh mana prosesnya. Jangan sampai publik hanya menerima janji tanpa dokumen dan timeline yang jelas,” ujarnya.

Jaka menegaskan, audiensi ini juga akan meminta akses terhadap laporan realisasi Dana BOS tahun 2023, 2024, dan 2025, termasuk rincian belanja operasional dan pemeliharaan. Menurutnya, keterbukaan bukan bentuk serangan terhadap institusi, melainkan bagian dari kontrol sosial yang sah.

GOWIL menyatakan, jika dalam audiensi nanti tidak diperoleh jawaban yang substantif dan berbasis data, pihaknya akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai mekanisme hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami datang bukan untuk mencari sensasi, tapi untuk memastikan pendidikan anak-anak Pandeglang tidak dikorbankan oleh lemahnya tata kelola,” tutup Raeynold.

Publik kini menanti apakah Dinas Pendidikan akan membuka ruang dialog secara transparan, atau justru memilih bungkam di tengah sorotan yang semakin tajam.

Penulis : Ndra/Tim

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Adat Buru Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Tata Kelola Gunung Botak: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Sekadar Penindakan
Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Spesialis Curanmor, Pelaku Akui Curi 29 Sepeda Motor
Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti
Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Percepat Rehab RTLH Milik Ibu Diana
TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Optimalkan Akses Wisata Air Terjun Kampung Sesor Melalui Pembangunan Jalan dan Tangga
Hangatkan Kebersamaan, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Berbagi Keceriaan Bersama Anak-Anak Kampung Sesor
Kasus DBD Meningkat, RSUD Bengkalis Siaga Penuh: Obat, Darah hingga Ruang Rawat Dipastikan Aman
Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:43 WIB

Pemuda Adat Buru Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Tata Kelola Gunung Botak: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Sekadar Penindakan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Spesialis Curanmor, Pelaku Akui Curi 29 Sepeda Motor

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Percepat Rehab RTLH Milik Ibu Diana

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:47 WIB

TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Optimalkan Akses Wisata Air Terjun Kampung Sesor Melalui Pembangunan Jalan dan Tangga

Berita Terbaru