Suararakyat.info | Seram Bagian Barat —Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) AKBP Andi Zulkifli menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat dijaga hanya oleh aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara TNI–Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh lapisan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolres saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Seram Barat yang digelar di Kantor Camat Seram Barat, Desa Piru, Rabu (21/1/2026). Rapat ini dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, kepala desa, kepala dusun, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, AKBP Andi Zulkifli menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Seram Barat masih berada dalam kondisi aman dan kondusif. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat muncul sewaktu-waktu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi saat ini relatif aman, tetapi kita tidak boleh lengah. Beberapa kejadian yang terjadi belakangan ini menjadi peringatan bahwa pengawasan dan pencegahan harus terus diperkuat,” ujar Kapolres.
Kapolres secara khusus menyoroti kasus perkelahian antar pemuda yang kerap terjadi dan umumnya dipicu oleh pesta hiburan malam serta konsumsi minuman keras. Menurutnya, peredaran miras masih menjadi salah satu faktor utama pemicu gangguan kamtibmas di tingkat desa.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polres SBB akan meningkatkan intensitas penertiban penyakit masyarakat (pekat) melalui razia minuman keras, senjata tajam, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga.
“Kami akan melaksanakan Operasi Pekat secara lebih intensif. Ini bukan semata penindakan, tetapi langkah pencegahan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga menekankan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan keramaian massa wajib mengantongi izin resmi dari pihak kepolisian. Hal ini penting agar aparat dapat melakukan pengamanan secara maksimal serta meminimalisasi potensi gangguan keamanan.
“Kegiatan hiburan, pesta rakyat, atau acara apa pun yang melibatkan banyak orang harus ada izin. Dengan begitu, pengamanan bisa kami siapkan secara optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Seram Barat Ronni Salenussa menyatakan bahwa seluruh arahan yang disampaikan Kapolres menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur Forkopincam, termasuk para kepala desa dan kepala dusun di wilayah Seram Barat.
Ia menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dalam melakukan pengawasan langsung di tengah masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi aktivitas yang berpotensi memicu konflik sosial.
“Kami akan menindaklanjuti arahan ini bersama para kepala desa dan kepala dusun. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat,” ujar Ronni.
Rapat koordinasi Forkopincam ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketertiban sosial, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat Seram Barat, terutama menjelang momentum keagamaan dan kegiatan masyarakat berskala besar.
Penulis : Luhu
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














