Empat Hari Tak Kembali dari Laut, Nelayan Desa Kasieh Masih Dalam Pencarian

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| SERAM BAGIAN BARAT — Harapan keluarga dan warga Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, masih menggantung di ufuk laut. Hingga Senin (19/1/2026), Kisman Latumapayahu (64), seorang nelayan setempat, belum ditemukan setelah dinyatakan hilang kontak saat melaut sejak Kamis dini hari, 15 Januari 2026.

“Hari ini sudah masuk hari keempat pencarian, namun belum juga ada tanda-tanda keberadaan beliau,” ujar seorang warga Desa Kasieh saat dikonfirmasi. Warga pun terus memanjatkan doa agar Kisman dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga. “Mohon doanya semoga hari ini bisa ditemukan, dalam keadaan sehat,” tambahnya dengan nada harap.

Menurut keterangan warga, Kisman meninggalkan rumahnya pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIT. Seperti rutinitasnya selama puluhan tahun sebagai nelayan, ia berangkat melaut seorang diri untuk mencari ikan tuna di perairan sekitar Desa Kasieh. Namun, hingga hari berganti dan waktu berlalu, Kisman tak kunjung kembali ke darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran keluarga mulai memuncak setelah lebih dari dua hari tidak ada kabar. Upaya pencarian pun dilakukan secara swadaya oleh warga setempat dengan menyisir perairan sekitar jalur yang biasa dilalui Kisman. Setelah hasilnya nihil, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat dan pihak berwenang.

READ  Pelaksanaan MTQ Ke-XII SBT Dinilai Minim Persiapan hingga Kehilangan Nilai Syiar dan Dampak Ekonomi

Sejak laporan diterima, pencarian terus dilakukan dengan melibatkan warga nelayan dan unsur terkait. Penyisiran dilakukan baik di laut maupun di beberapa titik pesisir yang diduga menjadi lokasi terdampar apabila terjadi kondisi darurat. Namun hingga hari keempat, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Sejumlah warga menyebutkan bahwa kondisi cuaca dan gelombang laut beberapa hari terakhir cukup berubah-ubah, sehingga dikhawatirkan menyulitkan proses pencarian. Meski demikian, semangat warga tidak surut. Setiap hari, perahu-perahu nelayan tetap bergerak menyisir perairan dengan harapan menemukan jejak atau tanda keberadaan Kisman.

Kisman Latumapayahu dikenal sebagai nelayan berpengalaman dan sosok yang bersahaja di mata masyarakat Desa Kasieh. Kehilangannya menjadi duka dan kegelisahan bersama, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh warga desa yang selama ini hidup bergantung pada laut.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan. Keluarga berharap ada keajaiban dan meminta semua pihak untuk turut mendoakan keselamatan Kisman Latumapayahu agar dapat segera ditemukan dan kembali ke rumah dengan selamat.

Penulis : Luhu

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD Meningkat, RSUD Bengkalis Siaga Penuh: Obat, Darah hingga Ruang Rawat Dipastikan Aman
Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Lewat Program SELARAS 2026
Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:05 WIB

Kasus DBD Meningkat, RSUD Bengkalis Siaga Penuh: Obat, Darah hingga Ruang Rawat Dipastikan Aman

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Lewat Program SELARAS 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru