Tiga Bulan Tanpa Kepastian, Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap Wartawan Mengendap di Polres Sukabumi Kota

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi—Penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap wartawan Rosa Rosanto (Santo) kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, sejak laporan polisi dibuat pada 9 Oktober 2025, hingga Senin (12/01/2026), belum terlihat langkah konkret dari POLRES Sukabumi Kota. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang komitmen aparat dalam menegakkan keadilan, khususnya terhadap insan pers.

Korban mengaku kecewa, lelah, dan mulai kehilangan kepercayaan terhadap proses hukum yang berjalan. Menurutnya, hampir tiga bulan berlalu tanpa kejelasan, sementara terlapor berinisial Ompong masih bebas berkeliaran seolah tak tersentuh hukum.

“Saya sudah tempuh jalur hukum resmi. Tapi sampai hari ini belum ada perkembangan berarti. Seakan-akan laporan saya hanya jadi tumpukan berkas,” ujar Santo dengan nada getir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai wartawan yang menjadi korban penganiayaan, Santo menilai penanganan perkara ini seharusnya menjadi atensi serius aparat. Namun realitas di lapangan justru membuatnya merasa diperlakukan tidak adil

“Sudah hampir tiga bulan. Pelaku belum ditangkap, belum ada tindakan tegas. Kami meminta Propam turun tangan mengevaluasi kinerja POLRES Sukabumi Kota yang saya nilai lalai dan lamban,” tegasnya.Lebih jauh, korban bahkan mengungkapkan dugaan yang mencerminkan rusaknya rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

READ  Diduga Kebal Hukum, Aksi Penjarahan di Kebun PT Tiga Raja Mas Kembali Terjadi, Warga Kecil Jadi Korban

“Jujur saja, saya mulai berpikir: mungkin karena laporan saya tidak ada ‘uang pelicin’. Kalau ada uangnya, mungkin sudah lama ditangani. Di luar sana banyak kasus serupa, pelaku bisa ditangkap hari itu juga. Tapi kenapa kasus saya dibiarkan berlarut-larut?” ungkapnya.

Pernyataan ini bukan sekadar keluhan pribadi, melainkan cerminan kegelisahan publik tentang wajah penegakan hukum yang dinilai tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Merasa keadilan tak kunjung hadir, Santo memastikan akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya akan melaporkan kinerja POLRES Sukabumi Kota ke Polda Jawa Barat. Ini bukan hanya demi saya sebagai wartawan, tapi demi semua masyarakat agar setiap warga negara mendapat perlakuan hukum yang adil,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa jika tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat, langkah lebih jauh akan ditempuh.

“Kami, para wartawan, mendesak kasus ini segera dituntaskan. Jika perlu, saya akan bawa sampai ke Mabes Polri. Ini soal martabat hukum dan perlindungan terhadap profesi jurnalis,” pungkasnya.

Kini publik menanti:Akankah aparat tetap membisu, atau justru segera bergerak membuktikan bahwa hukum masih hidup dan berpihak pada keadilan?

Penulis : Tim

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Keamanan Tewas, Polisi Kejar Pelaku Penikaman
Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara
Kios di Ongkrak Diduga Jual Telur Infertil, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Soroti Aturan Pemerintah
Santri 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren, Diduga Panik Saat Ketahuan Merokok
Banjir Bandang Terjang Ciapus Banjaran, Diduga Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Dalam Pencarian
Saat Jamaah Salat Magrib, Motor Hilang Digondol Maling di Parungkuda
Dua Pemotor Tewas diduga Terlindas Damkar Usai Hindari Truk Parkir di Rawa Palangan Cikarang Barat
Kepala Dapur SPPG Sukakersa Minta Maaf, Klarifikasi Menu Sambal untuk Balita dalam Program MBG
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara

Selasa, 21 April 2026 - 02:50 WIB

Kios di Ongkrak Diduga Jual Telur Infertil, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Soroti Aturan Pemerintah

Minggu, 19 April 2026 - 15:59 WIB

Santri 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren, Diduga Panik Saat Ketahuan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 13:36 WIB

Banjir Bandang Terjang Ciapus Banjaran, Diduga Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Dalam Pencarian

Rabu, 15 April 2026 - 09:31 WIB

Saat Jamaah Salat Magrib, Motor Hilang Digondol Maling di Parungkuda

Berita Terbaru