Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat Papua.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Inspiratif Hunian untuk Rakyat Papua yang digelar di Kota Sorong, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), serta pengusaha muda Papua untuk mendorong percepatan pembangunan rumah subsidi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pembangunan perumahan di Papua membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha lokal.

“Penyediaan hunian layak di Papua tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja bersama antara pemerintah, lembaga pembiayaan, dan pelaku usaha, termasuk pengusaha muda Papua yang memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah,” ujar Maruarar.

Ia menekankan pentingnya peran aktif generasi muda Papua dalam sektor perumahan, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan.

“Kita ingin pengusaha muda Papua terlibat langsung, menjadi bagian dari solusi, dan berkontribusi dalam pembangunan di wilayahnya sendiri,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Kementerian PKP bersama BP Tapera juga menegaskan komitmen untuk memperluas akses pembiayaan rumah subsidi melalui skema yang lebih inklusif dan adaptif, sesuai dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Papua.

READ  GEKIRA Serahkan Bantuan Disabilitas pada Natal Nasional Gerindra di Sorong, Hashim Tekankan Toleransi dan Kebhinekaan

Pemerintah, lanjut Maruarar, terus menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah, termasuk melalui dukungan pembiayaan jangka panjang serta program subsidi yang berkelanjutan.

“Kami berupaya memastikan masyarakat Papua dapat memiliki rumah dengan skema yang ringan, terjangkau, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.

Sebagai bentuk konkret, pemerintah telah menetapkan kuota sebanyak 3.000 unit rumah subsidi untuk wilayah Papua pada tahun 2026 yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain menjadi ajang penguatan komitmen, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk membahas berbagai tantangan pembangunan perumahan di Papua, mulai dari keterbatasan lahan, akses pembiayaan, hingga kebutuhan infrastruktur pendukung.

Para pengusaha muda Papua yang hadir menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam mendukung program perumahan nasional, termasuk dalam penyediaan hunian subsidi yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

Melalui kolaborasi yang semakin erat, pemerintah optimistis percepatan pembangunan perumahan di Papua dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Kementerian PKP menegaskan akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna memastikan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di Papua, memiliki akses terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.

Penulis : Leonardo

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Suara Rakyat Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

173 Jemaah Haji Asal Inhil Tiba di Tanah Air, Disambut Langsung Wakil Bupati Yuliantini di Embarkasi Batam
Pimpinan Media Pewarta se-Nusantara: Kritik Harus Mengedepankan Adab dan Etika
Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas
Dugaan Aliran BBM Puluhan Ribu Liter ke Perusahaan Ebi Mencuat, Warga Minta Transparansi dan Penegakan Hukum Jangan Tutup Mata
Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak
Yakub F Ismail : Saat BBM Nonsubsidi Naik di Tengah Rupiah Melemah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:54 WIB

173 Jemaah Haji Asal Inhil Tiba di Tanah Air, Disambut Langsung Wakil Bupati Yuliantini di Embarkasi Batam

Senin, 15 Juni 2026 - 23:33 WIB

Pimpinan Media Pewarta se-Nusantara: Kritik Harus Mengedepankan Adab dan Etika

Senin, 15 Juni 2026 - 02:56 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:51 WIB

Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru