Konferda PDI Perjuangan Papua Barat Daya Resmi Dibuka, Komarudin Watubun Tekankan Dedikasi Seumur Hidup Kader

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya  – Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya Secara Rermi dibuka, Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan ideologi partai, khususnya bagi kader-kader muda PDI Perjuangan, Senin (29/12/2025).

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap kader yang memilih bergabung dengan PDI Perjuangan harus memahami secara sungguh-sungguh makna dedication of life atau dedikasi seumur hidup dalam berjuang.

Menurut Komarudin, nilai tersebut merupakan cerminan pengabdian para proklamator bangsa kepada negara dan rakyat, yang harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh kader, baik dalam pikiran maupun perasaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau baru masuk partai lalu sedikit berjuang sudah mengeluh, berarti belum memahami makna pengabdian. Proklamator bangsa memberi teladan pengorbanan luar biasa, bahkan hingga akhir hayatnya,” tegas Komarudin.

Ia menekankan agar kader PDI Perjuangan tidak menjadikan kegiatan partai sebatas seremoni, melainkan sebagai proses pembentukan karakter pejuang politik yang berdisiplin, loyal, dan berintegritas.

Secara khusus, Komarudin meminta kader muda untuk meneladani perjalanan politik Elisa Kambu, yang dinilainya sebagai politisi berkarakter negarawan, setia mengabdi puluhan tahun di PDI Perjuangan, serta mampu menjaga etika dan moral politik dalam berbagai dinamika perjuangan.

Komarudin juga menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik politik kelompok atau faksi di dalam tubuh partai.

READ  Enam PAC PPP Kota Sukabumi Layangkan Mosi Tidak Percaya, Soroti Kepemimpinan Tiga Periode Hj. Ima Slamet

“Tidak ada kubu-kubu, tidak ada grup-grup di partai. Semua kader harus satu barisan, patuh pada garis perjuangan partai,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dalam sambutannya mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk memanfaatkan forum Konferda secara bertanggung jawab sebagai ruang menyampaikan gagasan demi kemajuan daerah dan bangsa.

Elisa Kambu menegaskan bahwa partai politik merupakan alat perjuangan yang sah dan konstitusional untuk mengurus bangsa dan negara.

“Hanya melalui partai kita bisa berbuat sesuatu untuk daerah dan bangsa. Di luar partai, kita tidak punya alat perjuangan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kontestasi politik telah selesai dan saat ini merupakan waktu untuk bersatu, mengesampingkan ego, serta mengonsolidasikan seluruh potensi demi pembangunan Papua Barat Daya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh satu orang, melainkan membutuhkan kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Perbedaan itu hal biasa dalam demokrasi. Yang terpenting adalah tujuan akhir: berjuang untuk rakyat, untuk bangsa, dan untuk Indonesia,” tegasnya.

Elisa Kambu juga mengajak seluruh kader untuk menyelesaikan perbedaan secara bermartabat melalui mekanisme dan forum partai, serta mempersiapkan diri untuk pengabdian melalui jabatan politik maupun kerja-kerja sosial kemasyarakatan.

Penulis : Leonardo

Editor : Fredo

Sumber Berita: SuaraRakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka
Penggeledahan  di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, KPK Sita Lima Koper dan Sejumlah Kardus Barang Bukti
FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Pelaku Akui Perbuatan Tapi Klaim Suka Sama Suka? Korban Tegaskan Semua Saya Lakukan Karena Dipaksa 
Diduga Sarat Kepentingan Politik, Transparansi Penyelenggaraan Bupati Cup Inhil 2026 Jadi Sorotan Publik
Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat
DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi Dukung Don Muzakir Isi Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:13 WIB

Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:48 WIB

Penggeledahan  di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, KPK Sita Lima Koper dan Sejumlah Kardus Barang Bukti

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:30 WIB

FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:17 WIB

9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:43 WIB

Pelaku Akui Perbuatan Tapi Klaim Suka Sama Suka? Korban Tegaskan Semua Saya Lakukan Karena Dipaksa 

Berita Terbaru