Solidaritas Tanpa Sekat, Warga RT 023 Perumahan Kedungwaringin Bekasi Konsisten Jaga Keamanan Lewat Ronda Malam

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bekasi – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus terjaga di tengah masyarakat RT 023 Perumahan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Dengan kompak dan penuh solidaritas, warga setempat secara konsisten melaksanakan kegiatan ronda malam sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan ronda malam tersebut kembali terlihat pada Sabtu malam,(20/12/2025), di mana warga dari berbagai latar belakang usia dan profesi secara bergiliran berkumpul di pos ronda lingkungan. Tanpa paksaan dan dengan kesadaran penuh, mereka meluangkan waktu untuk memastikan wilayah tempat tinggalnya tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Ronda malam bukan sekadar aktivitas menjaga keamanan, melainkan telah menjadi ruang silaturahmi dan penguat solidaritas antarwarga. Di sela-sela tugas jaga, warga saling bertukar cerita, berdiskusi mengenai kondisi lingkungan, hingga membahas solusi atas persoalan-persoalan kecil yang muncul di sekitar permukiman. Suasana kekeluargaan tampak kental, mencerminkan nilai gotong royong yang masih terawat dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RT 023 Sudiro menyampaikan bahwa kegiatan ronda malam ini merupakan hasil kesepakatan bersama warga sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pada malam hari. Selain mencegah tindak kriminalitas, ronda juga berfungsi untuk memantau kondisi lingkungan, seperti rumah kosong, kendaraan terparkir, hingga memastikan fasilitas umum tetap aman.

READ  Oknum Wartawan Diduga Bekingi Proyek Jembatan Mangkrak di Sukabumi, Tipikor Polda Jabar: Tidak Ada Beking-Bekingan.  ‎

“Ronda malam ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal kebersamaan. Dengan bertemu rutin, warga semakin saling mengenal dan peduli satu sama lain,” ujarnya.

Warga pun menyambut positif kegiatan ini. Menurut mereka, kehadiran ronda malam memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan antarwarga. Lingkungan yang terjaga tidak hanya membuat warga merasa nyaman beristirahat di malam hari, tetapi juga menciptakan suasana sosial yang harmonis.

Menariknya, partisipasi warga RT 023 tidak mengenal batas usia. Kaum muda hingga warga senior turut ambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Bagi warga lanjut usia, kehadiran mereka lebih difokuskan pada pengawasan ringan dan pendampingan, sementara warga yang lebih muda bertugas melakukan patroli keliling lingkungan.

Kegiatan ronda malam ini juga menjadi bukti bahwa keamanan lingkungan tidak selalu harus bergantung pada aparat, melainkan dapat dibangun dari kesadaran kolektif masyarakat. Sinergi antarwarga menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.

Dengan terus terjaganya semangat ronda malam di RT 023 Perumahan Kedungwaringin, warga berharap nilai kebersamaan dan kepedulian sosial ini dapat diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus menjadi contoh positif bagi lingkungan lain dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

Editor : Red-01

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:00 WIB

Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi

Selasa, 28 April 2026 - 01:59 WIB

Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Berita Terbaru