Dari Pabrik ke Sekolah: Perjalanan Susu Pasteurisasi Menjadi Favorit Siswa

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Sukabumi —Permintaan terhadap susu pasteurisasi terus meningkat, terutama di kalangan pelajar. PT Anugrah Lembang Fajar Asri, produsen susu yang berbasis di Lembang, Bandung, mencatat lonjakan penggunaan produk tersebut di sejumlah sekolah di Jawa Barat.

CEO PT Anugrah Lembang Fajar Asri,Dallas Abdillah Ramdhani mengatakan, perusahaan yang berdiri sejak 1996 itu mulai memproduksi susu pasteurisasi pada 2006. Awalnya, produk tersebut dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan para pekerja industri yang beraktivitas di lingkungan berisiko tinggi.

“Kami mengembangkan susu pasteurisasi dengan fungsi detoksifikasi yang akan dikenalkan skala nasional,” ujar Dallas disela acara Prasmanan MBG di SMA N 2 Kota Sukabumi, Selasa (25/11/2025).

Dallas menjelaskan, susu pasteurisasi produksi perusahaannya diproses melalui tahap homogenisasi, pasteurisasi, dan UHT, sehingga aman dikonsumsi dan memiliki kualitas bakteriologis yang terjaga.


Adapun kandungan gizinya meliputi kadar lemak jenuh yang rendah, kadar lemak baik yang tinggi, gula 3,4 gram, laktosa 3,8 gram, serta tanpa tambahan air.
“Dengan kandungan gizi seperti ini, susu pasteurisasi sangat layak direkomendasikan,” lanjutnya.

Dalam dua bulan terakhir, susu pasteurisasi tersebut telah digunakan dalam program MBG serta di sejumlah dapur SPPG.
“Saat ini, tercatat 268 sekolah di Kota dan Kabupaten Sukabumi yang telah menjadikan susu pasteurisasi sebagai tambahan asupan bagi peserta didik,”tambahnya.

Menanggapi kabar yang menyebutkan, susu pasteurisasi tidak memenuhi standar BGN, Dalas menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Setiap orang boleh berpendapat, tapi kami menyatakan bahwa kualitas produk telah memenuhi standar yang diterapkan perusahaan dan aman dikonsumsi,”imbuhnya.

Ia juga membantah anggapan, distribusi susu pasteurisasi lebih sulit dilakukan dibanding produk lainnya. Menurutnya, perusahaan telah menerapkan SOP distribusi yang tepat dan mendapat respons positif dari pasar, terutama untuk varian rasa stroberi dan cokelat.
“Saat ini PT Anugrah Lembang Fajar Asri mampu memproduksi hingga 300 ribu cup per hari untuk memenuhi kebutuhan konsumen,”tegasnya.

Dallas menambahkan, konsumsi susu pasteurisasi memiliki manfaat yang telah diketahui sejak masa pemerintahan kolonial Belanda.
“Kandungan gizinya dinilai dapat mendukung kecerdasan dan pertumbuhan fisik anak serta berpotensi membantu upaya pencegahan stunting,”tandasnya

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Jumat, 24 April 2026 - 02:14 WIB

Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat

Rabu, 22 April 2026 - 00:39 WIB

SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien

Berita Terbaru