Yuliantini Minta Data Kemiskinan Diperkuat, Program Harus Tepat Sasaran hingga Tingkat RT

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || TEMBILAHAN– Akurasi data dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hilir. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta memperkuat sinergi serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini, S.Sos., M.Si saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Inhil di Aula Bapperida, Selasa (9/6/2026).

Menurut Yuliantini, keberhasilan penanggulangan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya program yang dijalankan, tetapi juga oleh kualitas data yang digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Oleh sebab itu, sinkronisasi data dari tingkat kabupaten hingga desa dan RT menjadi hal yang sangat penting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin rapat seperti ini melibatkan seluruh OPD agar penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara terintegrasi. Diperlukan kolaborasi yang kuat serta sinkronisasi data melalui kerja sama seluruh unsur pemerintahan, mulai dari kabupaten hingga tingkat desa dan RT,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas berbagai strategi percepatan penanggulangan kemiskinan melalui lima fokus utama, yakni perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dasar, serta penguatan tata kelola dan kolaborasi lintas sektor.

Yuliantini menegaskan bahwa berbagai program yang dirancang harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat miskin dan rentan miskin. Selain bantuan dan intervensi yang tepat sasaran, pendampingan berkelanjutan juga dinilai penting agar masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.

READ  Jelang HUT RI ke-80, Polda PBD Tebar Beras Murah untuk Rakyat

“Saya menekankan bahwa program-program yang disusun harus benar-benar menyentuh masyarakat miskin dan rentan miskin, termasuk melalui pendampingan yang berkelanjutan agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,95 persen, menurun dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 5,66 persen. Sementara garis kemiskinan tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp642.777 per kapita per bulan.

Meski menunjukkan tren yang positif, Yuliantini mengingatkan bahwa tantangan pengentasan kemiskinan masih harus menjadi perhatian bersama.

“Capaian ini patut kita syukuri, namun jangan sampai membuat kita berpuas diri. Masih ada tugas besar yang harus diselesaikan, yaitu pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Indragiri Hilir,” tegasnya.

Dalam Dokumen RPJMD Kabupaten Indragiri Hilir, angka kemiskinan ditargetkan berada pada level 5,14 persen pada tahun 2025 dan terus menurun hingga mencapai 3,89 persen pada tahun 2029. Target tersebut diyakini dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pihak dan pelaksanaan program yang terarah serta berkelanjutan.

“Dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen seluruh pihak, kita optimistis target penurunan angka kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Indragiri Hilir dapat tercapai,” pungkasnya.

Penulis : Syahwani

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPP ASWIN Resmi Sahkan Kepengurusan DPC Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2026–2031
Tingkatkan Sinergitas, Kodaeral XIV Sorong Menerima Kunjungan Kerja SKK Migas Perwakilan Pamalu dan KKKS Petronas Bobara
Aksi Ormas Berujung Laporan: Wali Kota Sukabumi Disorot dari Data hingga Dugaan Penistaan
Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang
POLISI CINTA PETANI: PERSONIL POLSEK BENGKALIS TURUN KE PERKEBUNAN MERAWAT HINGGA PANEN TANAMAN JAGUNG PIPIL BUMDES DARA SEMBILAN*
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bengkalis Gelar Aksi Penanaman Jagung Pipil Serentak di Desa Kuala Alam*
Tancap Gas! Pembangunan Irigasi Desa Palasari Dikebut, Petani Berharap Hasil Maksimal
TEAM LIBAS Layangkan Teguran ke UPT KPH Bengkalis, Pertanyakan Tindak Lanjut Permohonan Informasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:07 WIB

Yuliantini Minta Data Kemiskinan Diperkuat, Program Harus Tepat Sasaran hingga Tingkat RT

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:14 WIB

DPP ASWIN Resmi Sahkan Kepengurusan DPC Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2026–2031

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:48 WIB

Tingkatkan Sinergitas, Kodaeral XIV Sorong Menerima Kunjungan Kerja SKK Migas Perwakilan Pamalu dan KKKS Petronas Bobara

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:19 WIB

Aksi Ormas Berujung Laporan: Wali Kota Sukabumi Disorot dari Data hingga Dugaan Penistaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:22 WIB

Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang

Berita Terbaru