SUARARAKYAT.info|| Cianjur— Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta mengurangi dampak abrasi pantai, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan sosialisasi penanaman mangrove di aula Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.Selasa (4/11/2025)
Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam Kecamatan Agrabinta, di antaranya Camat Agrabinta yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Dadan Ruhyandi, S.IP, Kapolsek Agrabinta AKP Nanda Rihardja, Kepala Puskesmas Agrabinta, Ketua PGRI Agrabinta, para kepala desa se-Kecamatan Agrabinta, Kelompok Tani Hutan (KTH), Pokwasmas, perwakilan dari SMKN 1 Agrabinta, serta masyarakat pesisir yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Sosialisasi disampaikan langsung oleh Danlanal Bandung yang diwakili oleh Danposal Ujung Genteng, Lettu Laut (P) Andri Kurniawan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif tentang pentingnya mangrove bagi ekosistem pesisir dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Dalam sesi pertama, Lettu Laut Andri Kurniawan memperkenalkan apa itu mangrove dan mengapa tumbuhan ini begitu penting bagi daerah pesisir.
“Mangrove adalah tumbuhan yang hidup di wilayah pesisir, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Ia berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan erosi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa mangrove juga memiliki manfaat ekologis dan ekonomis yang besar, mulai dari menyediakan habitat bagi ikan dan biota laut, menyerap karbon dioksida untuk mengurangi dampak perubahan iklim, hingga membantu menyaring polutan yang mencemari air laut.
Tujuan dan Proses Penanaman
Tujuan utama dari program ini, lanjutnya, adalah melestarikan dan meningkatkan populasi mangrove di wilayah pesisir, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.
Proses penanaman mangrove dilakukan melalui tahapan yang sistematis, mulai dari pemilihan lokasi yang tepat biasanya di kawasan pesisir yang rawan abrasi hingga teknik penanaman yang benar dan perawatan rutin agar bibit mangrove tumbuh optimal.
“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pihak pemerintah, tapi juga pada partisipasi aktif masyarakat,” tegas Lettu Laut Andri Kurniawan.

Peran dan Manfaat bagi Masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat pohon mangrove yang telah ditanam. Partisipasi ini bukan hanya bagian dari kepedulian lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.
Dengan adanya kawasan mangrove yang terjaga, potensi ekowisata dan perikanan tangkap bisa berkembang, sehingga menambah pendapatan warga. Selain itu, keberadaan mangrove terbukti mampu memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan bencana laut.
Antusiasme dan Dukungan Penuh Masyarakat
Kegiatan sosialisasi berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Sekmat Agrabinta, Kapolsek, Kepala Puskesmas, Ketua PGRI, kelompok tani hutan, Pokwasmas, hingga perwakilan warga semuanya memberikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif hijau yang dilakukan TNI AL dan DKP Jabar ini.
Sekmat Agrabinta, Dadan Ruhyandi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI AL dan DKP terhadap kelestarian alam di wilayah Agrabinta.
“Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung program penanaman mangrove ini. Semoga masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat tanaman mangrove agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Agrabinta AKP Nanda Rihardja menambahkan bahwa pihak kepolisian siap mendukung keamanan dan kelancaran setiap tahapan kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir Agrabinta.
Di akhir kegiatan, dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi ringan antara narasumber dan peserta mengenai teknik perawatan bibit mangrove serta strategi pelibatan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
Dengan berakhirnya sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi pelopor pelestarian lingkungan, terutama dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan ekosistem laut.
“Melalui penanaman mangrove, kita bukan hanya menanam pohon, tapi juga menanam masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tutup Lettu Laut Andri Kurniawan.
(Cep Toto)














