Prabowo: Uang Rp 13,2 T yang Dikembalikan Kejaksaan Bisa Hidupi Jutaan Rakyat Indonesia

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Jakarta — Uang hasil tindak pidana Rp13,2 triliun yang dikembalikan Kejaksaan Agung ke Kementerian Keuangan bisa digunakan oleh pemerintah menghidupi jutaan rakyat Indonesia. Hal itu menjadi sudut pandang Presiden RI Prabowo Subianto saat menyaksikan penyerahan uang sitaan tersebut di Kejaksaan Agung, Jakarta.

Menurut Prabowo, uang itu juga bisa lebih bermanfaat ketika dialokasikan untuk kampung nelayan. Prabowo mengalkulasi, jika satu kampung nelayan dianggarkan Rp22 miliar, maka Rp13 triliun itu bisa membangun 600 kampung nelayan.

“Jadi Rp13 triliun ini berarti kita bisa membangun 600 kampung nelayan,” kata Prabowo, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, kata Prabowo, nelayan kurang mendapatkan perhatian dari negara. Untuk itu, Prabowo berkomitmen memperbaiki dan membangun desa-desa nelayan dengan fasilitas modern.

Rencananya, sampai akhir 2026, Presiden akan mendirikan 1.100 desa nelayan. Setiap desa itu dianggarkan Rp22 miliar.

“Satu kampung nelayan itu kepala keluarganya 2.000. Jadi, kalau dengan istri dan anak tiga, itu 5.000 per desa. Kalau dikali 1.000 (kampung) itu 5 juta, artinya 5 juta orang Indonesia bisa hidup layak,” kata Prabowo.

Prabowo berterima kasih kepada Kejaksaan Agung yang bisa menyelamatkan uang negara. Meski begitu, Prabowo mengingatkan masih banyak tugas yang harus dilakukan.

Prabowo mencontohkan penghentian penyelundupan timah dan turunannya di Bangka Belitung oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan. Praktik lancung itu bisa dihentikan dibantu oleh TNI dan sejumlah lembaga lain.

READ  PCO: Tolak Ukur Kinerja Pemerintah Merujuk UUD 1945

“Itu kerugiannya juga cukup besar, diperkirakan Rp40 triliun setahun. Dan ini sudah berjalan kurang lebih hampir 20 tahun,” kata Prabowo.

Dia mengingatkan harta yang didapatkan dengan cara mengorbankan rakyat itu adalah harta yang haram. Rezeki yang tidak baik dan ujungnya pasti akan membawa ketidakbaikan kepada siapa pun dan keluarganya.

“Saya sudah melihat terlalu banyak ya pejabat yang lengah atau lemah iman, lemah akhlak, melakukan tindakan dan akhirnya termasuk keluarganya yang menderita,” kata Presiden.

Prabowo pun mengingatkan para pengusaha agar jangan serakah. “Menganggap bisa menipu terus-menerus bangsa sebesar Indonesia. Ya, saya kira itu kita akan buktikan bahwa kita masih eksis. Masih kuat dan kita bertekad untuk menegakkan kedaulatan kita demi rakyat kita,” kata Prabowo.

Prabowo juga berpesan kepada aparat penegak hukum untuk tidak melakukan kriminalisasi. Menurut dia, Kejaksaan, termasuk lembaga penegak hukum lain, harus koreksi diri juga.

“Di antara jaksa-jaksa di daerah-daerah saya dapat laporan, kita semua merasakan ada juga yang lakukan praktik-praktik yang mungkin tidak benar atau kurang benar ya. Jangan mencari-cari perkara apalagi terhadap orang kecil,” kata Prabowo.

(Matsos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Rakor dan Lokmin, Camat Sukaraja Dorong Sinergi Kesehatan, Kesiapsiagaan Kemarau, dan Persatuan Warga
Bupati Herman Tegaskan Percepatan Kinerja OPD, Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Tanggung Jawab
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara
Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang
Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum
Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:21 WIB

Lewat Rakor dan Lokmin, Camat Sukaraja Dorong Sinergi Kesehatan, Kesiapsiagaan Kemarau, dan Persatuan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:20 WIB

Bupati Herman Tegaskan Percepatan Kinerja OPD, Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Tanggung Jawab

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:04 WIB

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:30 WIB

Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara

Berita Terbaru