Panen Raya Tebu Melolo: AHY dan Menteri Transmigrasi Tinjau Pilot Project Transmigrasi Modern di Sumba Timur

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sumba NTT-Sebuah sejarah baru tengah ditorehkan di kawasan timur Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turun langsung ke Kawasan Transmigrasi Melolo, Kabupaten Sumba Timur, untuk meninjau panen raya tebu yang dikembangkan sebagai proyek percontohan transmigrasi modern berbasis industrialisasi dan investasi.rabu (20/8/2025)

Kunjungan kedua pejabat negara ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya mendorong model pembangunan transmigrasi yang tidak hanya berorientasi pada pemindahan penduduk, tetapi juga menyatukan kepentingan investasi, industrialisasi, serta penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.

AHY dalam sambutannya menegaskan, apa yang dilakukan di Melolo merupakan bentuk nyata transformasi pembangunan kawasan transmigrasi. “Kita ingin transmigrasi tidak lagi dipandang sebagai program masa lalu yang identik dengan keterbelakangan, melainkan sebagai motor ekonomi baru yang bisa membawa kesejahteraan bagi rakyat sekaligus menjadi contoh bagi daerah-daerah lain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan pengembangan tebu di Melolo sendiri menjadi kejutan tersendiri. Di atas lahan berbatu dengan kondisi suhu ekstrem antara siang dan malam, tebu yang ditanam justru tumbuh subur dengan kualitas di atas rata-rata. Data dari pengelola perkebunan menunjukkan bahwa rendemen atau kadar gula dari tebu Melolo mencapai 21 persen tiga kali lipat dari rata-rata nasional yang hanya sekitar 7 persen. Pencapaian ini membuka peluang besar bagi kawasan tersebut menjadi sentra gula baru di Indonesia.

READ  Menteri Transmigrasi Tegaskan Masyarakat Harus Jadi Tuan Rumah Investasi di Rempang

Menteri Transmigrasi M. Iftitah menambahkan, keberadaan investasi strategis di kawasan transmigrasi Melolo tidak hanya memberi dampak ekonomi, melainkan juga sosial. “Dengan hadirnya industri berbasis tebu, ribuan lapangan kerja baru akan terbuka. Para transmigran yang ditempatkan di sini akan memperoleh kesempatan hidup layak, sementara masyarakat lokal juga ikut merasakan manfaat dari geliat ekonomi baru ini,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan kawasan transmigrasi Melolo akan terus dikembangkan dengan infrastruktur penunjang, seperti pabrik pengolahan gula, jalan produksi, hingga fasilitas sosial untuk mendukung kehidupan transmigran dan masyarakat setempat. Langkah ini diharapkan menjadi bukti bahwa Nusa Tenggara Timur mampu menjadi lumbung ekonomi baru, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional melalui komoditas tebu.

Siapa sangka, di balik tanah kering berbatu dan iklim ekstrem, tumbuh potensi manis yang bisa menggerakkan ekonomi bangsa. Melolo kini bukan sekadar kawasan transmigrasi, melainkan simbol transformasi menuju Indonesia yang lebih mandiri, berdaulat, dan sejahtera.

(Swd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, dalam Kuliah Pakar Program Magister Hukum Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Selasa (9/6).

Badan Gizi Nasional

Program MBG Jadi Instrumen Strategis Membangun Generasi Indonesia Emas 2045

Selasa, 9 Jun 2026 - 10:55 WIB