SUARARAKYAT.info|| Jakarta – Kementerian Transmigrasi terus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui audiensi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Prof. Brian Yuliarto, pada pekan ini di Jakarta.sabtu (16/8/2025)
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang memaparkan rencana strategis mengenai Program Beasiswa Patriot dan peluang kerja sama lintas kementerian dalam bidang pendidikan tinggi. Program ini diinisiasi sebagai bentuk keberpihakan pemerintah untuk membuka akses pendidikan bagi generasi muda di daerah transmigrasi, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu berdaya saing.
Dalam audiensi itu, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda kolaborasi, khususnya penguatan pendidikan tinggi di wilayah transmigrasi yang selama ini menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur pendidikan, tenaga pengajar, serta akses terhadap penelitian dan teknologi. Prof. Brian Yuliarto menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan program pembangunan transmigrasi, agar hasil penelitian, inovasi, maupun pengembangan sains dan teknologi dapat memberi dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya sebatas penyediaan beasiswa, melainkan juga mencakup pengembangan kapasitas kelembagaan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pembukaan peluang riset yang relevan dengan kebutuhan daerah. “Kita ingin anak-anak dari kawasan transmigrasi memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas, sehingga mereka bisa kembali membangun daerahnya dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih maju,” ungkapnya.
Selain membahas skema beasiswa, Menteri Transmigrasi juga secara resmi mengundang Mendikti Saintek beserta jajaran untuk hadir dalam kegiatan Pembekalan dan Pemberangkatan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Agustus 2025 mendatang. Acara tersebut akan menjadi momentum penting untuk memperlihatkan semangat pengabdian generasi muda dalam membangun daerah transmigrasi, sekaligus memperkenalkan peran strategis Tim Ekspedisi Patriot sebagai motor penggerak pemberdayaan di lapangan.
Dengan adanya dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, diharapkan program Beasiswa Patriot serta ekspedisi pengabdian ini mampu melahirkan generasi penerus yang tangguh, berwawasan global, namun tetap memiliki kepedulian pada pembangunan di kawasan transmigrasi. Kolaborasi ini diyakini akan menjadi fondasi penting bagi pemerataan pembangunan sumber daya manusia di seluruh pelosok tanah air.
(Swd)













