Insan Pers Berduka: Pembunuhan Sadis Pimpinan Redaksi di Pangkal Pinang, GAWARIS Desak Pengungkapan Tuntas

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Ketua Umum GAWARIS, Asep Suherman, S. H

SUARARAKYAT.info||Jakarta – Dunia jurnalistik Indonesia kembali berduka. Profesi mulia yang sejatinya menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik kembali tercoreng oleh aksi kekerasan yang menelan korban jiwa. Seorang jurnalis senior, yang menjabat sebagai Pimpinan Redaksi media okeyboz.com, ditemukan tewas mengenaskan di Pangkal Pinang. Korban diduga dianiaya hingga meninggal, lalu jasadnya dibuang ke dalam sebuah sumur.

Kejadian tragis ini mengguncang insan pers di seluruh tanah air, mengingat ancaman terhadap jurnalis kian nyata di lapangan. Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia Satu (GAWARIS), Asep Suherman, S.H., yang akrab disapa “Komandan” di kalangan jurnalis Nusantara maupun Jawa Barat, angkat bicara dan menegaskan sikap tegas organisasi yang dipimpinnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama keluarga besar GAWARIS, saya menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Mari kita doakan almarhum, semoga amal baiknya diterima Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala kesalahannya, dilapangkan alam kuburnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran menghadapi ujian ini. Aamiin,” ujar Asep dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Asep mengaku sangat prihatin dan marah atas tindakan keji tersebut. Ia menegaskan bahwa pembunuhan terhadap jurnalis bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga serangan terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi.

“Profesi jurnalis itu mulia, tetapi penuh tantangan dan risiko. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan rekan-rekan kita di lapangan masih jauh dari kata aman. Kita tidak boleh tinggal diam,” tegasnya.

READ  Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,1 Guncang Barat Daya Bayah-Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Dalam seruannya, Asep menghimbau seluruh insan pers, baik yang tergabung dalam GAWARIS maupun organisasi lainnya, untuk bersatu dan saling berkoordinasi saat bertugas di lapangan. Ia juga mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu.

“Kami meminta dan mengawal proses hukum ini sampai para pelaku ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada kompromi terhadap kekerasan yang menghilangkan nyawa jurnalis. Ini bukan hanya kasus kriminal biasa, tapi soal martabat dan keamanan profesi,” pungkas Asep.

Kasus ini menambah panjang daftar kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Catatan berbagai lembaga pers menunjukkan, dalam beberapa tahun terakhir, ancaman fisik, teror, dan kriminalisasi terhadap wartawan terus terjadi. Masyarakat pers berharap tragedi ini menjadi momentum bagi pemerintah dan aparat untuk memperkuat perlindungan terhadap jurnalis serta memastikan pelaku kekerasan mendapatkan hukuman setimpal.

Sementara itu, di berbagai daerah, sejumlah komunitas wartawan mulai menggelar doa bersama dan aksi solidaritas untuk mengenang almarhum. Dari Jakarta, Bandung, hingga Pangkal Pinang, suara senada terdengar: Keadilan harus ditegakkan, dan kebebasan pers tidak boleh dibungkam.

 

(Gawaris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK
Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja
17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman
252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota
321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:01 WIB

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:11 WIB

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:07 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja

Senin, 11 Mei 2026 - 14:16 WIB

17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01 WIB

252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota

Berita Terbaru