Suararakyat.info.Garut-Semangat kebersamaan dan jiwa gotong royong kembali membara di pesisir selatan Kabupaten Garut. Bertempat di Kampung Tanegan RW 10 Dusun Tiga dan Kampung Sawah Berat, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, ratusan warga tampak bahu-membahu membangun sebuah lapangan voli yang mereka cita-citakan sejak lama. Kegiatan ini menjadi gambaran nyata dari kekuatan solidaritas masyarakat dalam membangun sarana olahraga secara swadaya, demi mendukung kehidupan yang lebih sehat dan aktif.(2/8/2025)
Babinpotmar Posal Ujung Genteng dan Posmat Cidaun Lanal Bandung yang turut hadir dan memantau kegiatan tersebut, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada masyarakat Desa Paas atas kekompakan dan semangat gotong royong yang begitu menyala. Kehadiran TNI AL dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai mitra keamanan maritim, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang aktif mendukung inisiatif positif masyarakat.
“Kami merasa antusias dan terinspirasi melihat warga Desa Paas bekerja penuh semangat, senyum, dan keikhlasan untuk membangun lapangan voli di daerah mereka. Ini bukan hanya proyek pembangunan fisik, tapi juga pembangunan jiwa dan kebersamaan,” ujar salah satu personel Babinpotmar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan lapangan voli tersebut sepenuhnya didanai secara swadaya oleh masyarakat setempat. Tak hanya warga biasa, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai dari Kepala Desa, Pak Agus Zenal, para ketua RT dan RW, pemuka agama, tokoh masyarakat, hingga para ibu kader. Mereka semua turun tangan, mengaduk semen, mengangkut pasir, hingga mengatur konstruksi lapangan dengan semangat kolektif yang luar biasa.
Tak ketinggalan, seorang tokoh pengusaha lokal turut memberikan kontribusi nyata berupa dukungan dana untuk memperlancar proses pembangunan. Kepeduliannya menjadi bukti bahwa sinergi antara warga dan pihak-pihak yang memiliki kapasitas finansial bisa menciptakan dampak nyata bagi kemajuan desa.

Dalam keterangannya, Kepala Desa Agus Zenal mengungkapkan bahwa pembangunan lapangan voli ini bukan semata untuk olahraga, tetapi juga untuk menciptakan ruang kegiatan yang positif bagi anak muda dan masyarakat umum. “Kami ingin membangkitkan semangat hidup sehat, mempererat hubungan sosial warga, dan tentunya mendorong kegiatan positif yang dapat menghindarkan generasi muda dari hal-hal negatif,” ujarnya.
Lapangan voli ini diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, tempat berkumpul, berlatih, dan mempererat silaturahmi antarwarga. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan tidak selalu bergantung pada pemerintah, namun bisa digerakkan dari bawah oleh inisiatif warga sendiri.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Paas menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Di tengah tantangan zaman dan derasnya arus individualisme, solidaritas dan kerja sama seperti ini patut diapresiasi dan terus dikembangkan demi kemajuan bersama.
(Cep Toto)














