Suararakyat.info.Tanjungpinang – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai prosesi pelepasan 1.284 mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, pada Sabtu (2/8/2025). Pelepasan tersebut menandai dimulainya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025 yang akan dilaksanakan di beberapa wilayah strategis di Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kampus UMRAH Tanjungpinang itu, Menteri Iftitah menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap partisipasi aktif mahasiswa dalam membangun daerah, khususnya kawasan pulau-pulau terluar dan wilayah transmigrasi. Mahasiswa yang mengikuti KKN tahun ini akan disebar ke tiga lokasi utama, yaitu Tanjung Banon, Rempang, serta gugusan pulau lainnya yang tersebar di kawasan pesisir dan perbatasan Kepulauan Riau.
“Kehadiran para mahasiswa bukan hanya menjadi bagian dari pengabdian masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi besar yang sedang dijalankan Kementerian Transmigrasi,” ungkap Menteri Iftitah dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Transmigrasi tengah menggalakkan sebuah pendekatan baru dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan transmigrasi yang diberi nama Transmigrasi 5.0. Menurutnya, era baru transmigrasi ini tidak lagi semata-mata berkutat pada relokasi penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain, melainkan diarahkan untuk membangun pusat-pusat kehidupan baru yang hijau, mandiri, dan modern, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Transmigrasi 5.0 adalah lompatan paradigma. Kita tidak sekadar memindahkan penduduk, tapi membangun masa depan. Kita siapkan infrastruktur hijau, energi terbarukan, digitalisasi desa, dan konektivitas antarpulau,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pelibatan mahasiswa dalam program seperti KKN sangat penting untuk menguatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam pengembangan kawasan perdesaan dan kepulauan. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat memberikan sentuhan inovatif dan semangat perubahan di wilayah-wilayah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan optimal.
Rektor UMRAH, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari Kementerian Transmigrasi. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dan membawa nilai-nilai pengabdian, ilmu pengetahuan, serta teknologi kepada masyarakat.
KKN tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Membangun Kepulauan: Inovasi Mahasiswa untuk Kemandirian Desa dan Transmigrasi Berkelanjutan.” Para peserta akan terlibat dalam berbagai program, mulai dari penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, hingga pelatihan digitalisasi usaha kecil masyarakat pesisir.
Dengan semangat baru yang diusung Transmigrasi 5.0, pelaksanaan KKN 2025 menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi pembangunan kawasan pinggiran dan perbatasan, menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu model pembangunan transmigrasi modern di Indonesia.
(Hs)














