Sararakyat.info.Cianjur-Pantai Cemara yang terletak di Jalan Cipanglay, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, kian menunjukkan geliat positif sebagai destinasi wisata potensial di wilayah pesisir selatan Jawa Barat. Dalam kunjungan monitoring dan komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan oleh Babinpotmar Lanal Bandung, Posal Ujung Genteng, dan Posmat Cidaun pada Sabtu (13/7/2025), sinergi antara aparat keamanan dan pengelola lokal mendapat sorotan penting sebagai pondasi kemajuan sektor pariwisata daerah.
Dipimpin langsung oleh aparat TNI AL yang aktif di wilayah Cianjur selatan, kegiatan monitoring ini dilakukan guna memastikan keamanan serta mendorong perkembangan ekosistem wisata yang sehat dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara aparat dan masyarakat dalam pengembangan potensi daerah.
Pantai Cemara sendiri dikelola oleh BUMDes Cidaun di bawah kepemimpinan Bapak Kamal, yang tampak hadir dalam kegiatan tersebut mengenakan pakaian merah. Didampingi oleh manajer pariwisata, Bapak Ajat, mereka menyampaikan harapan besar agar kawasan ini ke depan bisa menjadi barometer sekaligus percontohan wisata berbasis desa di wilayah selatan Cianjur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Babinpotmar Lanal Bandung, Posal Ujung Genteng, dan Posmat Cidaun. Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan wisata tak bisa dilepaskan dari sinergi lintas sektor, terutama dalam hal keamanan, edukasi, dan tata kelola yang berkelanjutan,” ujar Bapak Kamal.

Sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengelolaan Pantai Cemara mengedepankan prinsip gotong royong dan partisipasi warga lokal. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan berbasis potensi wilayah pesisir yang mandiri, ramah lingkungan, dan inklusi
Pihak TNI AL dalam kunjungannya juga menyampaikan komitmen untuk terus memberikan pendampingan serta memastikan kawasan wisata tetap aman dari segala bentuk ancaman, termasuk praktik-praktik eksploitasi atau perusakan lingkungan yang kerap menjadi ancaman laten di kawasan pesisir.
“Keberadaan Posal dan Posmat di wilayah selatan ini bukan hanya untuk pengamanan perairan, tetapi juga bagian dari mendukung pembangunan wilayah, termasuk sektor pariwisata. Kita ingin pastikan wisata seperti Pantai Cemara ini berkembang dengan tetap menjaga kelestarian dan keamanan,” ungkap Irfan dari unsur intelijen TNI AL yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pantai Cemara sendiri menawarkan keindahan panorama khas pantai selatan dengan garis pantai yang luas, angin laut yang segar, serta potensi wisata keluarga dan edukasi lingkungan yang besar. Dalam waktu dekat, BUMDes bersama masyarakat berencana melakukan sejumlah pengembangan sarana penunjang, seperti jalur tracking pesisir, spot foto alami, dan edukasi mangrove sebagai daya tarik tambahan.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan elemen masyarakat, diharapkan Pantai Cemara akan mampu bertransformasi menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya membawa manfaat ekonomi bagi warga, tetapi juga menjadi contoh sukses pengelolaan wisata berbasis desa di Indonesia.
(Cep Toto)














