Khofifah Dijadwalkan Diperiksa Besok, FABEM Jawa Timur Dukung KPK Tangkap Khofifah dalam Kasus Dana Hibah

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Surabaya- Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Jawa Timur menyatakan sikap tegas mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus dugaan korupsi dana hibah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. FABEM mendesak agar Gubernur Jawa Timur, *Khofifah Indar Parawansa*, yang dijadwalkan akan diperiksa oleh KPK *besok di Polda Jatim*, segera ditangkap jika terbukti terlibat.

“Pemanggilan Khofifah besok adalah momentum penting untuk membuktikan bahwa hukum tidak pandang bulu. KPK harus bertindak cepat, tegas, dan berani menangkap siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kekuasaan, termasuk Khofifah,” ujar Mas Ody Ketua Bidang Fabem Jatim.

FABEM menilai bahwa penyelewengan dana hibah adalah bentuk kejahatan terhadap rakyat. Dana publik seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk memperkaya diri atau kelompok tertentu.

Poin-poin sikap FABEM Jawa Timur:

1. Mendesak KPK memeriksa Khofifah secara objektif dan transparan.
2. Menuntut KPK menangkap dan menetapkan tersangka jika ditemukan bukti kuat keterlibatan.
3. Menolak segala bentuk intervensi politik dalam penanganan kasus ini.
4. Siap menggalang kekuatan moral rakyat Jawa Timur untuk mengawal penegakan hukum.

“Kami akan terus memantau proses ini dan tidak segan menggelar aksi massa jika penegakan hukum dibajak oleh kekuasaan,” tegasnya.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinilai Abaikan Amanat Reformasi, BEM Pasuruan Raya Tolak Keras Pengesahan Revisi UU Polri
Ormas Aksi Bela Rakyat Serahkan Berkas Hak Angket ke DPRD, Usulkan Pemakzulan Wali Kota Sukabumi
Keponakan Pahlawan Nasional Marsinah, Prajurit TNI AD Wahyu Tetap Tegar Bertugas di Papua Meski Ditinggal Sang Ayah
Sesat Pikir “Public Trust”, Ketika Penegakan Hukum Tereduksi Menjadi Sekadar Pencitraan
Empat Bulan Buron, Oknum Kiai Cabul Cicantayan Belum Ditangkap: Publik Pertanyakan Nyali dan Keseriusan APH
APMP Jatim Serahkan Dokumen Bukti Tambahan Dugaan Korupsi RSUD Dr Soetomo ke Kejari Surabaya, Minta Proses Hukum Transparan 
Diduga Gelanggang Judi Sabung Ayam di Teporo Kian Terang-terangan, Kepercayaan Publik terhadap Penegak Hukum Dipertaruhkan
May Day 2026 di Pasuruan: Antara Aksi Perjuangan dan Semangat Kebersamaan Buruh
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:06 WIB

Dinilai Abaikan Amanat Reformasi, BEM Pasuruan Raya Tolak Keras Pengesahan Revisi UU Polri

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:26 WIB

Ormas Aksi Bela Rakyat Serahkan Berkas Hak Angket ke DPRD, Usulkan Pemakzulan Wali Kota Sukabumi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:20 WIB

Keponakan Pahlawan Nasional Marsinah, Prajurit TNI AD Wahyu Tetap Tegar Bertugas di Papua Meski Ditinggal Sang Ayah

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:10 WIB

Sesat Pikir “Public Trust”, Ketika Penegakan Hukum Tereduksi Menjadi Sekadar Pencitraan

Senin, 25 Mei 2026 - 02:21 WIB

Empat Bulan Buron, Oknum Kiai Cabul Cicantayan Belum Ditangkap: Publik Pertanyakan Nyali dan Keseriusan APH

Berita Terbaru