Dana Bansos Diduga Disalahgunakan, PPATK Bekukan 10 Juta Rekening 

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta- Upaya pemerintah untuk menertibkan penyaluran bantuan sosial (bansos) semakin menunjukkan taringnya. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan pembekuan terhadap lebih dari 10 juta rekening penerima bansos yang dinilai tidak layak, dengan total saldo mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

Temuan mengejutkan itu disampaikan oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, yang menyebut adanya indikasi kuat penyimpangan dalam penggunaan dana bansos, termasuk digunakan untuk judi online. “Kami menemukan sejumlah rekening dengan saldo yang tidak wajar untuk kategori penerima bansos, bahkan ada yang menyimpan lebih dari Rp 50 juta,” ujar Ivan dikutip detikcom, Jumat (4/7/2025).

Lebih lanjut Ivan menjelaskan, “Beberapa rekening tidak dipergunakan dalam waktu lama, padahal bansos semestinya langsung digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa penerima tersebut bukan dari kelompok yang benar-benar membutuhkan.”.jelasnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Ivan mengungkap fakta yang lebih memprihatinkan. “Kami juga menemukan aliran dana bansos yang digunakan untuk transaksi judi online. Ini jelas pelanggaran, bukan hanya dari sisi administratif tapi juga moral. Dana publik dipakai untuk aktivitas ilegal,” tegasnya.

Menanggapi temuan tersebut, Kementerian Sosial menyatakan akan meningkatkan sinergi dengan PPATK dan memperkuat sistem verifikasi penerima bantuan. Menteri Sosial, yang hadir dalam rapat koordinasi internal di Jakarta, menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan segan mencabut hak penerima bantuan yang terbukti menyalahgunakan dana tersebut.

READ  Mantan Wakil Presiden RI Jenderal (Purn) Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

“Kami sedang dalam proses evaluasi menyeluruh terhadap data penerima bansos. Kami akan mencoret yang tidak layak dan mengutamakan yang benar-benar membutuhkan. Tidak boleh ada lagi celah bagi penyalahgunaan dana bansos,” ujar Menteri Sosial dalam keterangannya.

Selain itu, Kemensos menyebut akan memperkuat integrasi sistem data kependudukan, catatan keuangan, dan catatan hukum untuk memastikan keakuratan sasaran penerima

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Dr. Bambang Sugiarto, menyambut baik langkah PPATK dan Kemensos. Namun ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, termasuk pada oknum-oknum di internal birokrasi yang mungkin terlibat.

“Jika ada 10 juta rekening yang bermasalah, maka ini bukan kesalahan individu semata. Harus dilihat pula siapa yang memasukkan data mereka ke dalam sistem bansos. Transparansi dan audit independen mutlak diperlukan,” kata Bambang kepada media, Sabtu (5/7/2025).

Ia juga mendorong agar hasil temuan ini ditindaklanjuti dengan proses hukum, khususnya bila ada potensi pidana dalam penyalahgunaan dana bansos tersebut.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Bamsoet Raih Penghargaan Wartawan Parlemen Awards 2026 Kategori Legislator Penggerak Profesionalisme Institusi dan Aparat Penegak Hukum
Korupsi APBD Kabupaten Sorong Terbongkar, Kerugian Negara Capai Rp54 Miliar
Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:51 WIB

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Sabtu, 18 April 2026 - 07:59 WIB

DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 03:45 WIB

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 03:22 WIB

Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB