SUARARAKYAT.info || GARUT-Suaana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan silaturahmi bertajuk “Silaturahmi Bersemi, Usia Diberkahi” yang digelar pada Minggu pagi. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini menjadi ruang temu yang tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga membuka cakrawala baru dalam hal pengetahuan, pengalaman, serta penguatan peran perempuan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang memiliki komitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hadir sebagai perwakilan dari Bidang Pemberdayaan Perempuan, di antaranya Ibu Sri Nanjung Hendiani, SK, Bapak Yuda MS, serta Bapak Adri MF. Selain itu, turut hadir jajaran pengurus Himpunan Wanita Karya (HWK) Kabupaten Garut yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD HWK, serta perwakilan dari Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) yang diketuai oleh Ibu Hj. Tien Martini.
Sejak awal acara, nuansa kekeluargaan begitu terasa. Para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Silaturahmi ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, namun juga diisi dengan diskusi ringan, berbagi pengalaman, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam membangun solidaritas perempuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, perwakilan dari Bidang Pemberdayaan Perempuan menyampaikan pentingnya menjaga kesinambungan komunikasi dan kolaborasi antarorganisasi. Menurutnya, peran perempuan saat ini tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga menjadi aktor penting dalam pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan.
Ketua DPD HWK Kabupaten Garut menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus terus digelorakan sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan sosial perempuan. Ia berharap HWK dapat terus menjadi wadah yang produktif, inspiratif, serta mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Sementara itu, Ketua PUSPA, Ibu Hj. Tien Martini, menekankan pentingnya partisipasi publik dalam mendorong kesejahteraan perempuan dan anak. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Kita ingin perempuan hadir sebagai kekuatan yang mampu memberikan solusi, bukan hanya menjadi penonton,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, ditutup dengan doa bersama serta harapan agar kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipelihara. Para peserta pun menyambut kegiatan ini dengan penuh kegembiraan, mencerminkan semangat kolektif yang kuat dalam membangun solidaritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, baik dari HWK maupun PUSPA, dapat terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta menjadi suri tauladan di tengah keluarga dan masyarakat. Lebih dari itu, silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan gerakan perempuan yang lebih progresif, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.
Penulis : Irv
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














