Kolaborasi Internasional FH UKI dan Universitas Sevilla: Tegakkan Supremasi Hukum Lewat Pendidikan Global

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Dalam suasana penuh keakraban dan semangat silaturahmi antarbangsa, Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) menggelar pertemuan strategis bertajuk “Kolaborasi Internasional” bersama University of Sevilla, Spanyol. Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya mempererat kerjasama pendidikan hukum bertaraf internasional antara Indonesia dan Spanyol.(12/4/2025)

Acara yang berlangsung hangat ini dipimpin langsung oleh Dekan FH UKI, Prof. Dr. Henry Jayadi Pandiangan, seorang jurnalis senior sekaligus akademisi kawakan. Dalam pidatonya yang disampaikan fasih dalam bahasa Inggris tanpa teks, Prof. Henry menekankan pentingnya pertukaran ilmu dan budaya sebagai fondasi dalam membangun keadilan dan supremasi hukum di kedua negara.

“Negara kita memiliki jumlah penduduk sekitar 289 juta jiwa, dengan tantangan hukum yang kompleks dan mendesak. Karena itu, pendidikan hukum yang terbuka terhadap dunia internasional menjadi sangat penting untuk mencetak generasi penegak hukum yang tangguh, berintegritas, dan visioner,” ujar Prof. Henry.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kerjasama ini, mahasiswa dari program S1, S2, hingga S3 (Doktoral) dari kedua institusi akan mendapat kesempatan untuk menimba ilmu secara timbal balik, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam praktik sosial kemasyarakatan. Tujuannya adalah membentuk pemahaman lintas budaya dan sistem hukum yang mampu mendorong kemajuan bersama di bidang penegakan hukum.

Prof. Henry juga menyoroti sejumlah isu hukum krusial di Indonesia yang menjadi tantangan utama saat ini, antara lain:

1. Korupsi, Terorisme, dan Narkotika, yang disebut sebagai musuh utama negara;

2. Sengketa pertanahan dan maraknya praktik mafia tanah yang menyengsarakan masyarakat kecil;

3. Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU);

4. Perdagangan manusia dan kekerasan terhadap perempuan dan anak (PPA–PPO);

READ  Peresmian Penggabungan Program Studi Hukum FH UKI: Menuju FH UKI Emas dan Indonesia Emas 2045

5. Masalah perbatasan negara, seperti hilangnya Pulau Sipadan dan Ligitan yang kini dikuasai Malaysia, serta dinamika wilayah perbatasan seperti di Kalimantan Utara dan hubungan historis dengan Singapura.

Menurut Prof. Henry, penyelesaian masalah-masalah ini perlu mengacu pada kaidah hukum internasional, yang menjadi pijakan objektif dalam menjaga kedaulatan dan keadilan global.

Dalam harapannya, Prof. Henry menyampaikan bahwa Universitas Sevilla tidak hanya menjadi mitra akademik, tetapi juga diharapkan akan datang langsung ke FH UKI Jakarta untuk memberikan simposium, kuliah tambahan, dan pelatihan global yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif bagi para mahasiswa Indonesia.

“Melalui pembekalan yang holistik ini, kami berharap lulusan FH UKI nantinya akan mampu menjadi pengacara andal, dosen, aparatur negara (TNI, POLRI, ASN), serta profesional di sektor swasta yang memiliki wawasan luas, tangguh, dan berintegritas tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Henry menyampaikan pentingnya nilai-nilai luhur pendidikan seperti “Tut Wuri Handayani, Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa”, sebagai semangat dasar dalam membimbing mahasiswa menuju pribadi yang dinamis, transparan, dan presisi – demi membela negara, menjaga Pancasila dan UUD 1945, serta membawa harum nama bangsa di kancah internasional.

Acara ini juga turut dihadiri oleh para akademisi, mahasiswa, dan tokoh pendidikan dari kedua negara. Redaksi acara mencatat nama Dr. Bernard Tiur dan Riries Dian Wibowo sebagai bagian dari tim peliput.

Dengan semangat menuju Indonesia Emas 2045, kerjasama antara UKI dan Universitas Sevilla ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi “Macan Asia” yang berdaya saing global dan menjunjung tinggi supremasi hukum demi kemajuan bangsa.

 

(Dr.Bernard/Tiur/Riries/Dian Wibowo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Kampus Diminta Adaptif di Tengah Efisiensi Anggaran Negara, Pengabdian Masyarakat Tetap Jadi Prioritas Tridharma
Pimred Suararakyat Siapkan Laporan Pengaduan Dugaan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Ke Kejari Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Rabu, 1 April 2026 - 02:00 WIB

Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum

Berita Terbaru