Suararakyat.info.Jakaeta-Dalam suasana penuh berkah bulan suci Ramadan, sebuah pesan inspiratif disampaikan oleh Bunda Tiur Simamora, Dian Wibowo, dan Dr. Bernard Rusman Pinem SSos. Pesan ini mengajak masyarakat untuk tetap tegar dalam menghadapi kesulitan hidup, serta meneladani kehidupan Rasulullah SAW yang penuh dengan perjuangan dan pengorbanan.(29/3/2025)
Saudaraku, Janganlah bersedih di bulan Ramadan, bulan yang penuh dengan keberkahan dan limpahan rahmat, hanya karena kemiskinan dan keterbatasan. Dunia hanyalah panggung sandiwara sementara, di mana kesedihan bisa berubah menjadi kebahagiaan, dan kebahagiaan sejati hanyalah milik mereka yang beriman di akhirat kelak.
Mereka yang hidup dalam kesulitan, merasakan perut kosong dan kaki lelah melangkah tanpa tujuan, merasakan dinginnya malam tanpa tempat bernaung, serta menahan dahaga dan lapar dalam berpuasa, adalah mereka yang tengah diuji. Namun, sebagaimana Rasulullah SAW yang hidup dalam keterbatasan, tidur di atas tikar kasar hingga membekas di punggungnya, serta menahan lapar dengan mengikat batu di perutnya, kesabaran dalam menghadapi ujian adalah jalan menuju kebahagiaan hakiki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesabaran dan Rasa Syukur Dalam pesan yang disampaikan, masyarakat diajak untuk tidak iri kepada mereka yang hidup dalam kemewahan, menikmati buka puasa di restoran megah dan hotel berbintang. Sebab, di akhirat kelak, mereka yang memiliki harta berlimpah akan menghadapi hisab yang lebih panjang.
“Jangan iri pada mereka yang bergelimang harta, karena kelak mereka akan ditanya lebih lama oleh malaikat,” ujar Bunda Tiur Simamora dalam pesannya.
Tetap Teguh dalam Kebenaran Pesan ini juga mengingatkan masyarakat untuk tetap teguh dalam kebenaran dan menegakkan keadilan, meskipun dunia berpaling. Dengan mengedepankan integritas, loyalitas, serta rasa kemanusiaan, diharapkan setiap individu tetap menjadi pejuang sejati dalam kehidupan.
“Jika dunia menolakmu dan kesenjangan antara si kaya dan si miskin semakin jauh, tetaplah berpegang teguh pada kebenaran,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan nasional, pesan ini juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung Presiden Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto Djoyohadikusumo dalam membangun bangsa yang lebih maju dan berkeadilan.
Doa dan Harapan Di akhir pesannya, Bunda Tiur Simamora mengajak masyarakat untuk tetap bersujud dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sebab, tidak ada yang lebih indah dari dekapan kasih sayang-Nya.
“Serulah nama Allah dalam tangismu, karena hanya Dia yang akan selalu membimbing dan menggenggammu,” tutupnya.
Dengan semangat solidaritas nasional dan kepedulian sosial, pesan ini diharapkan dapat menjadi penguat bagi mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada kemewahan dunia, melainkan dalam ketakwaan dan ketabahan menghadapi ujian hidup.
(Dr.Bernard)














