[BREAKING NEWS] Akses Jalan ke Kampung Gunung Rompang, Desa Loji, Simpenan Terputus Akibat Longsor

- Penulis

Kamis, 6 Maret 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi– Bencana longsor melanda wilayah Kampung Gunung Rompang, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Akibatnya, akses jalan menuju kampung tersebut terputus total. Longsor terjadi di beberapa titik, menyebabkan kerusakan parah pada lahan pertanian dan kebun warga.Jumat (07/03/2025)

Menurut laporan warga, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam terakhir. Tanah yang labil tidak mampu menahan derasnya air hujan, sehingga mengakibatkan material longsor menutup badan jalan utama yang menjadi akses satu-satunya menuju Kampung Gunung rompang

“Iya semalam sekitar jam 1 longsor mulai terjadi, akses jalan utama dari ciharu menuju kampung Gunung rompang tertutup di beberapa titik, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan”.Ujarnya RW Liili

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bencana ini berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat setempat. Tidak hanya akses jalan yang terputus, tetapi juga lahan pertanian dan kebun milik warga ikut terdampak. Sawah-sawah yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat tertimbun material longsor, mengancam mata pencaharian mereka.

READ  Puluhan Karyawan PT Bamboo RI Keluhkan Gaji Tertunggak, Total Diduga Capai Puluhan Juta Rupiah

“Sawah saya habis tertimbun tanah, padahal sebentar lagi masa panen. Kami benar-benar bingung harus bagaimana,” ungkap ustad Ipang salah satu petani yang terdampak.

 

Selain itu, distribusi kebutuhan pokok menjadi terhambat karena tidak ada jalur alternatif yang bisa digunakan untuk mengangkut barang. Warga kini bergantung pada bantuan yang bisa diantarkan dengan cara manual, seperti berjalan kaki melalui jalur yang masih memungkinkan..

Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor, termasuk perbaikan sistem drainase, penghijauan, serta upaya penguatan tanah di daerah perbukitan.

Dengan kondisi yang masih darurat, masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk menangani bencana ini agar kehidupan mereka bisa kembali normal.

Hingga berita ini diterbitkan pihak pemdes desa. Loji dan kecamatan simpenan belum terkonfirmasi oleh awak media

 

(Hilman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaki Mahasiswi di Bangka Barat Nyaris Putus Dibacok, Polres Ungkap Motif Pelaku penganiayaan Karena Tersinggung
Kebakaran Hanguskan Kampung Adat Ciptamulya, Pemkab Sukabumi Siapkan Tanggap Darurat
Satu HP Jadi Saksi Bisu, Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal
Lima Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Cibungur Pertanyakan Perbedaan Bonus Tahunan, Manajemen Tunggu Penjelasan Kantor Pusat
Panglima Koarmada III Gelar Penghijauan Markas Guna Wujudkan Lingkungan ASRI
LSM Annahl Kawal Dugaan Pemalsuan Data Dewas RSUD. R.Syamsudin, Minta Proses Hukum Tak Tebang Pilih
Ketua KNPI Kota Sukabumi Sentil DPRD: ” Jangan Jadi Pengkhianat Rakyat
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pakenjeng kembali menjadi sorotan publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:15 WIB

Kaki Mahasiswi di Bangka Barat Nyaris Putus Dibacok, Polres Ungkap Motif Pelaku penganiayaan Karena Tersinggung

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:35 WIB

Kebakaran Hanguskan Kampung Adat Ciptamulya, Pemkab Sukabumi Siapkan Tanggap Darurat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:38 WIB

Satu HP Jadi Saksi Bisu, Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:06 WIB

Lima Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Cibungur Pertanyakan Perbedaan Bonus Tahunan, Manajemen Tunggu Penjelasan Kantor Pusat

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:05 WIB

Panglima Koarmada III Gelar Penghijauan Markas Guna Wujudkan Lingkungan ASRI

Berita Terbaru