Suararakyat.info.Sukabumi– Bencana longsor melanda wilayah Kampung Gunung Rompang, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Akibatnya, akses jalan menuju kampung tersebut terputus total. Longsor terjadi di beberapa titik, menyebabkan kerusakan parah pada lahan pertanian dan kebun warga.Jumat (07/03/2025)
Menurut laporan warga, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam terakhir. Tanah yang labil tidak mampu menahan derasnya air hujan, sehingga mengakibatkan material longsor menutup badan jalan utama yang menjadi akses satu-satunya menuju Kampung Gunung rompang
“Iya semalam sekitar jam 1 longsor mulai terjadi, akses jalan utama dari ciharu menuju kampung Gunung rompang tertutup di beberapa titik, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan”.Ujarnya RW Liili
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bencana ini berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat setempat. Tidak hanya akses jalan yang terputus, tetapi juga lahan pertanian dan kebun milik warga ikut terdampak. Sawah-sawah yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat tertimbun material longsor, mengancam mata pencaharian mereka.
“Sawah saya habis tertimbun tanah, padahal sebentar lagi masa panen. Kami benar-benar bingung harus bagaimana,” ungkap ustad Ipang salah satu petani yang terdampak.
Selain itu, distribusi kebutuhan pokok menjadi terhambat karena tidak ada jalur alternatif yang bisa digunakan untuk mengangkut barang. Warga kini bergantung pada bantuan yang bisa diantarkan dengan cara manual, seperti berjalan kaki melalui jalur yang masih memungkinkan..
Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor, termasuk perbaikan sistem drainase, penghijauan, serta upaya penguatan tanah di daerah perbukitan.
Dengan kondisi yang masih darurat, masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk menangani bencana ini agar kehidupan mereka bisa kembali normal.
Hingga berita ini diterbitkan pihak pemdes desa. Loji dan kecamatan simpenan belum terkonfirmasi oleh awak media
(Hilman)














