Sekretaris Umum Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia Angkat Bicara: Kritik Tajam atas Pernyataan Mendes PDTT

- Penulis

Minggu, 2 Februari 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Pernyataan kontroversial Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri mengenai wartawan dan LSM terus menuai gelombang protes dari berbagai kalangan, Minggu 2/2/25.

Arul, selaku Sekretaris Umum Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia (FRJRI), angkat bicara dan menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap peran jurnalis serta masyarakat sipil dalam mengawal demokrasi.

Menurut Arul, ucapan yang menyebut wartawan sebagai “bodrek” dan menuding LSM hanya mencari-cari kesalahan kepala desa merupakan pernyataan yang tidak hanya tendensius, tetapi juga merusak nilai-nilai transparansi serta akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai pejabat publik, seorang menteri seharusnya memahami bahwa pers memiliki peran strategis dalam demokrasi. Tugas utama jurnalis adalah menyampaikan fakta, bukan sekadar opini. Jika ada pihak yang merasa terganggu dengan kerja jurnalistik, maka sebaiknya introspeksi, bukan justru mengeluarkan pernyataan yang mendiskreditkan profesi wartawan dan aktivis sosial,” ujar arul

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa LSM dan insan pers berperan sebagai pengawas independen yang membantu mencegah penyalahgunaan wewenang, terutama dalam pengelolaan dana desa yang rentan terhadap praktik korupsi. Menurutnya, tanpa keterlibatan pers dan masyarakat sipil, potensi penyelewengan anggaran negara akan semakin besar.

READ  Zero PETI:Jadi Komitmen Bersama: Harapan Baru Multistakeholders untuk Menyelamatkan DAS Kuantan

“Banyak kasus korupsi dana desa yang berhasil diungkap berkat kerja keras wartawan dan LSM. Justru, yang perlu dipertanyakan adalah apakah Menteri Desa merasa terganggu dengan pengawasan ini? Apakah ada sesuatu yang ditutupi sehingga muncul pernyataan yang menyudutkan profesi kami?” tegasnya.

Lebih lanjut dirinya meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menegur dan mengevaluasi Menteri Desa (PDTT) Yandri atas pernyataan yang telah mencederai semangat demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia. Ia menegaskan bahwa seorang pejabat negara harus memiliki pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip good governance, termasuk pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kebebasan berekspresi.

“Kami berharap Presiden Prabowo bersikap tegas dalam menindak setiap pernyataan pejabat yang berpotensi mencederai demokrasi. Jangan sampai ada kesan bahwa pemerintah mengabaikan peran pers dan masyarakat sipil yang selama ini telah berkontribusi besar dalam pemberantasan korupsi dan pengawasan kebijakan publik,” tutupnya.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Tegaskan Perang Terbuka terhadap Tambang Ilegal, Instruksikan Penindakan Terpadu hingga Tingkat Nagari
Generasi Muda Apresiasi BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Dinilai Selamatkan Ribuan Jiwa
Menko PMK: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Strategi Pembangunan SDM
Jaksa Agung Rotasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Jaksa Berpengalaman KPK Dipercaya Pimpin Kajari Blitar
Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Tegaskan Pendidikan Inklusif sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan
Kepala BGN Dadan Hindayaya, Pastikan Distribusi MBG Berjalan Selama Bulan Ramadhan
Prof. Sutan Nasomal: Kasus Ibu dan Anak Gantung Diri Alarm Darurat Nasional, Desa Gagal Jalankan Fungsi Perlindungan Rakyat
Dialog Terbuka Pemerintah dan Media: Menteri Hukum Tegaskan Arah Reformasi Hukum dan Perluasan Akses Keadilan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Gubernur Sumbar Tegaskan Perang Terbuka terhadap Tambang Ilegal, Instruksikan Penindakan Terpadu hingga Tingkat Nagari

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

Generasi Muda Apresiasi BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Dinilai Selamatkan Ribuan Jiwa

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:08 WIB

Menko PMK: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Strategi Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 03:46 WIB

Jaksa Agung Rotasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Jaksa Berpengalaman KPK Dipercaya Pimpin Kajari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:07 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Tegaskan Pendidikan Inklusif sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan

Berita Terbaru