Masyarakat Meranti Tagih Janji, Proyek Pelabuhan Roro Sagu Lukit Mangkrak

- Penulis

Selasa, 21 Januari 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Selat Panjang-Proyek pembangunan Pelabuhan Roro Sagu Lukit di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, yang direncanakan menjadi infrastruktur strategis penghubung Pulau Sumatera, kini terbengkalai. Hal ini menuai kritik tajam dari masyarakat, termasuk tokoh pendiri Kepulauan Meranti, Ramlan CFLE.

Ramlan, dalam pernyataannya kepada media pada Senin (21/01/2025), menyebutkan bahwa Kementerian Perhubungan harus bertanggung jawab atas kegagalan menyelesaikan proyek yang bersumber dari APBN ini.

“Pembangunan ini vital bagi kami di Kepulauan Meranti. Mangkraknya proyek ini akibat lemahnya pengawasan Kementerian Perhubungan,” ujar Ramlan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang dikelola BPTD Kelas II Riau dengan sistem tahun jamak ini mandek pada tahap IV tahun anggaran 2023 dengan alokasi dana sebesar Rp26 miliar. Meski melalui tiga kali addendum dan tambahan anggaran hingga 2024, pengerjaannya tetap tak kunjung selesai.

READ  Kadinkes Bengkalis Ajak Masyarakat Sukseskan Bulan Penimbangan Serentak Agustus 2025

Kasus ini kini telah naik ke tahap penyidikan oleh Kejari Riau, melibatkan sejumlah pihak, termasuk tiga mantan kepala BPTD, pejabat PPK, staf teknis, hingga pengusaha terkait. Penyelidikan juga mengungkap dugaan pembayaran material yang tidak ada di lapangan dengan nilai mencapai belasan miliar rupiah.

“Kami geram tanah kelahiran kami dijadikan ladang korupsi. Menteri Perhubungan harus bertanggung jawab atas pengawasan yang lemah ini,” tegas Ramlan.

Masyarakat Meranti mendesak Kejati Riau mempercepat proses hukum dan menetapkan tersangka agar ada kejelasan hukum bagi pihak-pihak yang terlibat. Ramlan juga menambahkan bahwa pihaknya akan menyurati Presiden untuk meminta perhatian atas masalah ini.

“Kami ingin keadilan. Jangan biarkan masyarakat di pulau terluar ini menjadi korban permainan oknum perampok uang negara,” tutupnya.

(MP)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama
Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514
Tudingan Terhadap Personel Pengamanan Gunung Botak Diminta Dibuktikan, Masyarakat Dorong Penegakan Hukum Berbasis Fakta
Rumah Genset TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Rampung 100%, Perkuat Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Sat Resnarkoba Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Sabu, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Merawat Harmoni TNI dan Masyarakat Adat, Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Hadiri Pelantikan Kepala Suku di Deiyai
Pimpinan Cabang FIF Tembilahan Angkat Bicara, Terkait Permintaan Keberatan “R” atas Pinjaman yang Tak Pernah Dilakukan nya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:55 WIB

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:36 WIB

Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:56 WIB

LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:35 WIB

Tudingan Terhadap Personel Pengamanan Gunung Botak Diminta Dibuktikan, Masyarakat Dorong Penegakan Hukum Berbasis Fakta

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:12 WIB

Rumah Genset TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Rampung 100%, Perkuat Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Berita Terbaru