Salah Satu Oknum Anggota TNI Korem XV Patimura Ikut Membeckengi Dan Mengelola PETI Gunung Botak Selama.Dua Tahun Bertugas Di Pulau Buru 

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Pulau Buru- pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) Gunung Botak yang sudah hampir dua tahun dalam pengamanan pos pantau TNI Kodim 1506 Namlea dan kemudian diganti menjadi Pos Koramil ini mulai ramai beraktifitas (10/3/2025)

Kopda Sarmin dari Korem XV Patimura yang sudah hampir dua tahun saat ini begitu bebas melakukan kegiatan dengan metode Dompeng , dan juga bak rendaman tanpa ada sentuhan hukum dari Panglima TNI Kodam XV Patimura dan Dandrem XV Patimura padahal sudah beberapa kali oknum tersebut dipanggil dan diperiksa tetapi tidak ada sangsi tegas yang diberikan kepada oknum anggota TNI Kopda Sarmin dan istrinya

Oknum tersebut tugas sebagai anggota TNI Korem XV Patimura diokasi PETI Gunung Botak . Kopda Sarmin begitu arogan dan sangat angkuh karna menganggap istri adalah masyarakat setempat tanpa memandang kode etik sebagai seorang anggota TNI KOREM XV Patimura dan Istri dari seorang Anggota TNI yang berstatus sebagai ibu Persit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suami bersama istri saling bekerja sama dalam pengelolehan dan membekengi aset milik bersama yang difasilitasi oleh salah satu Donatur yang melakukan transaksi jual beli emas di Lokasi unit 18 Debowae

Salama beraktifitas diareal Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) Gunung Botak Kopda Sarmin dan Istrinya selalu cek – cok mulut dengan para penambang dan pemilik paritan diantaranya dengan ( DS)( TL ) kemudian juga dengan istri salah satu tokoh Malut yang biasa disapa ( AT ) bersama istrinya padahal setelah cek – Cok dengan ( DS ) Kopda Sarmin mengajak ( AT ) untuk bekerja bersama – sama karna Kopda Sarmin Tidak sama sekali memilik tempat kerja ( paritan tembak larut bahkan Dompeng diareal PETI tersebut

Beberapa bulan yang lalu Istrinya Juga sempat cek – cok dengan anak salah satu tokoh Kep Adat yang awalnya memiliki paritan dilokasi bekas Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) Gunung Botak areal Longsoran yang dimana saat ini Kopda Sarmin dan Istrinya beraktifitas Dompeng saat ini

Anak dari Tokoh Kep Adat berinizial ,US saat diwawancarai mengatakan , Saya mengharapkan agar supaya Kopda Sarmin dan Istrinya dipanggil oleh Pak Dandrem XV Patimura dan Pangdam XV Patimura untuk diberikan sangsi tegas sesuai dengan kode etik dan pelanggaran berat TNI karna sudah jelas Kopda Sarmin bersama istri telah melanggar pasal berat TNi poin 7 yang berbunyi , Becking Perjudian , Becking ilegal Loging , Mining , Fishing , dan apabila tidak ada tindakan keras maka saya akan melangkan surat secara resmi .ke Kasat TNI AD di Jakarta sebap Kopda Sarmin dan Istrinya juga secara langsung membekengi bahkan mengelola PETI itu secara bersama – sama dan juga tidak menghargai sasi adat yang telah terpasang dalam paritan milik saya Kopda Sarimn bersama Istri diduga bekerja sama untuk mencabut sasi kemudian beraktifitas kembali . karna Kopda Sarmin dan Istrinya pernah menyampaikan awal disaat menelpon saya dengan bahasa yang tidak beretika sebagai oknum TNi dan ibu Persit ” kalau berani coba Beta mau lihat Kamong pung jago sasi Beta punya Dompeng Kamong pung apa disitu Kamong tar pung apa – apa disitu.

READ  Tragis! Pelajar SMK Tewas Tertabrak Kereta Api di Simalungun, Polsek Serbalawan Langsung Gerak Cepat

Trus menjadi pertanyaan saya apakah Kopda Sarmin ditugaskan diareal PETI Gunung Botak sebagai anggota TNI atau penambang . lalu Kopda Sarmin ini orang darimana untuk bisa bicara seperti itu ke saya selaku anak dari Kep Adat di pulau ini . Saya juga mengangap Kopda Sarmin lalai menjaga kode etik karna pernah menyampaikan dan membawa nama oknum pimpinan yang sudah tidak lagi bertugas di Ambon dan juga pernah menunjukan bukti TF yang tercantum di Wa pribadinya di salah satu rumah warga . Olek karna itu Kopda Sarmin bersama istrinya harus ditarik dan dipindah tugaskan dari Wilayah PETI ini , tutupnya

Sampai. berita ini diterbitkan Kopda Sarmin dan Istri tetap beraktifitas dengan bebas dan leluasa di lokasi bekas Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) Gunung Botak areal Longsoran . Doc saksi rekaman video lengkap

 

( Ken )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur
SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jalan Kabupaten Terabaikan, Warga Jampang Tengah Tandu Pasien 10 Km Demi Akses Layanan Kesehatan
Ujian Integritas Penegakan Hukum: Publik Desak Polres Sukabumi Tuntaskan Kasus Dugaan Ustad Cabul di Ponpes Cicantayan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:45 WIB

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:54 WIB

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:44 WIB

Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur

Berita Terbaru