Diduga Dipersulit! Oknum Guru Enggan Bantu Proses Mutasi Siswa di SMP Karya Pakuan

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Dalam beberapa tahun terakhir, permasalahan pindah sekolah telah menjadi isu yang hangat di kalangan masyarakat, terutama di Kabupaten dan kota Bogor.

Namun, dalam beberapa kasus, orang tua (ortu) siswa yang ingin memindahkan anaknya ke sekolah lain malah mengalami kesulitan yang tak terduga.

Pasalnya Salah satu contoh yang terjadi di SMP KARYA PAKUAN yang beralamat di wilayah Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16610. Dimana seorang oknum guru diduga menghambat dalam pemberkasan pindah sekolah siswa.

Kisah ini bermula ketika seorang siswa ingin pindah dari salah satu sekolah swasta di kabupaten, dan pindah ke salah satu swasta di kota Bogor.

Ketika itu, orang tua siswa inisial TBW mencoba mengkonfirmasi kepada pihak sekolah untuk memproses perpindahan sekolah anaknya. Rabu, (12/032025).

Namun, ketika dikonfirmasi wali kelas 7 yang mengaku namanya Herdiana Saputra, dia (red-guru kelas) dihadapkan dengan kejutan yang tak terduga. Seorang oknum guru, berbicara seolah nyeleneh. Dan seolah tidak mau ikut mengurus dalam perpindahan sekolahnya.

“Saya kurang paham urusan mutasi siswa Kang. Silahkan bapa ke sekolah aja.
Bapa silahkan datang saja ke sekolah, itu bagian operator yg ngurus bukan bagian saya lagi.” Cetusnya.

Dikatakan nya lagi, “Nanti dari operator pun harus ke dinas pendidikan kabupaten dan diurus sendiri minta validasi mutasi, baru ke dinas pendidikan kota, itu harus dikerjakan sendiri sama orang tua.” Terangnya.

Namun ketika orang tua murid meminta nomor telepon operator sekolah seolah dirinya tidak mau memberi dan mengeles.

“Sebentar saya minta dulu ya, karna saya tidak punya no operator.” Tutupnya.

Di tempat terpisah salah satu Pegawai dinas pendidikan kota Bogor yang Enggan disebutkan namanya mengatakan. “Sekolah sudah menerima anak tersebut di sekolah pertama dan membuat surat keterangan pindah. bersama hal tersebut karena perpindahannya antar kabupaten kota harus mengetahui dinas pendidikan. Ya seharusnya pihak sekolah yang mengurus nya.” Jelasnya.

“karena SMP ke 2 memang harus mendapatkan berkas doc pindah dari Sekolah lama, agar bisa cabut berkas di dapodik” Tutupnya.

(Red)

READ  Politeknik ISTIKOM BCI Kampus II Sukaraja Beroperasi Diduga Tanpa Izin LLDIKTI, Terancam Ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Kampus Diminta Adaptif di Tengah Efisiensi Anggaran Negara, Pengabdian Masyarakat Tetap Jadi Prioritas Tridharma
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru