Jakarta — Sejumlah kader yang tergabung dalam massa pendukung Amar Leisubun menyampaikan aspirasi pada peringatan Harlah ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di Jakarta, Meminta kejelasan Surat Keputusan (SK) kepengurusan PKC PMII Maluku.
Aspirasi itu disampaikan secara terbuka sebagai bentuk dorongan kepada Pengurus Besar PMII agar segera memberikan kepastian terhadap hasil Konfercab ke-VIII yang telah menetapkan kepemimpinan di tingkat wilayah Maluku.
Massa menilai, hingga saat ini masih terdapat ketidakjelasan yang berpotensi menimbulkan polemik di internal organisasi, Sabtu (25/4/2025),
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua Umum PKB sekaligus MABINAS PMII, Abdul Muhaimin Iskandar, para kader menegaskan pentingnya konsistensi terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai landasan utama dalam setiap keputusan organisasi.
Amar Leisubun menyampaikan bahwa langkah penyampaian aspirasi ini merupakan bagian dari mekanisme konstitusional kader dalam menjaga marwah organisasi.
Amar juga menekankan bahwa tuntutan yang disuarakan bukan bersifat spontan, melainkan hasil dari proses panjang komunikasi yang belum menemukan titik penyelesaian.
“Kami meminta agar PB PMII dapat bersikap objektif dan menjunjung tinggi aturan organisasi, Keputusan yang diambil harus berpijak pada hasil Konfercab dan sesuai dengan AD/ART,” ujarnya.
Selain menuntut kejelasan SK, massa juga menyoroti pentingnya menjaga independensi organisasi dari berbagai kepentingan eksternal.
Mereka menilai bahwa setiap dinamika internal harus diselesaikan secara mandiri tanpa intervensi pihak luar, demi menjaga integritas PMII sebagai organisasi kader.
Usai menyampaikan aspirasi di lokasi kegiatan, massa melanjutkan aksi ke Sekretariat PB PMII di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Dalam aksi lanjutan tersebut, kader kembali menegaskan komitmen untuk mengawal proses penyelesaian hingga tercapai keputusan yang dianggap adil dan sesuai mekanisme organisasi.
Hingga siaran pers ini disampaikan, Ketua Umum PB PMII, Muhammad Sofiullah Cokro, belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut, Massa berharap adanya respons terbuka serta langkah konkret dari PB PMII dalam waktu dekat.
Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan, Para kader berharap dinamika ini dapat menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat tata kelola organisasi yang demokratis, transparan, dan berintegritas.
Penulis : Leonardo
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














