Gus Man GMPI Jatim Serukan Warga Bijak Bermedsos dan Jaga Persatuan di Tengah Maraknya Isu Nasional

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SURABAYA – Di tengah maraknya arus informasi dan berbagai isu yang beredar luas di media sosial, tokoh organisasi masyarakat Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Jawa Timur, Firman Ardiansa yang akrab disapa Gus Man, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

Dalam pernyataannya pada Rabu (15/4/2026), Gus Man menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya di Jawa Timur.

Menurutnya, situasi yang aman, damai, dan harmonis tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dijaga bersama melalui kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai, derasnya arus informasi digital saat ini menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan bijak dan penuh kehati-hatian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi yang aman dan kondusif merupakan kunci utama dalam mendukung kemajuan daerah. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama dari media sosial yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” ujar Gus Man.

Pimpinan DPW GMPI Jawa Timur tersebut juga menekankan pentingnya sikap tabayyun atau klarifikasi sebelum mempercayai suatu informasi. Ia mengingatkan bahwa penyebaran hoaks dan isu provokatif berpotensi memecah belah persatuan bangsa jika tidak disikapi secara dewasa.

READ  Kasus Dugaan Penipuan Data PNS Dishub di Surabaya Berakhir Damai, Pelapor Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Mari kita kedepankan sikap tabayyun, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan di tengah keberagaman yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Man mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat rasa persatuan di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara. Namun demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan urusan keamanan kepada aparat yang berwenang.

“Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan stabilitas keamanan. Ikuti arahan pemerintah dan imbauan Presiden, serta percayakan penanganan keamanan kepada TNI dan Polri demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Gus Man kembali mengingatkan bahwa persatuan, kedamaian, dan rasa saling menghargai merupakan nilai fundamental yang harus terus dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

Dengan komitmen bersama, diharapkan Jawa Timur tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan kondusif, serta mampu menjadi contoh dalam menjaga harmoni sosial di tingkat nasional.

Penulis : Rahmat

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Resmi: Isu Kematian Hilman Suararakyat Dipastikan Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
Diduga Gedung Rakyat Tanpa Wakil: DPRD Kota Pasuruan Disegel Mahasiswa, Mosi Tidak Percaya Menggema di Tengah Kekecewaan
Blokade Jalan Depan Kodim Picu Ketegangan, Long March Mahasiswa Pasuruan Dipaksa Putar Arah
Leher Terjerat Kabel Menjuntai, Pengendara Terluka Parah di Kediri: Dugaan Kelalaian Jaringan Internet Menguat
PKBM Aji Saka Kediri Disorot,Pemerhati Publik Desak Dinas Pendidikan dan Inspektorat Turun Tangan
BEM PTMAI Zona V Jawa Timur–Bali Gelar Aksi di DPRD Jatim, Tegaskan Penolakan Impunitas dan Tuntut Keadilan
Mahasiswa Dihadang di Depan PCNU Bangil, BEM Pasuruan Raya Kecam Pembungkaman dan Desak Penegakan Hukum
Tiga Wisatawan Diduga Tenggelam di Ujung Genteng, Satu Meninggal Dunia dan Dua Masih dalam Pencarian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:12 WIB

Klarifikasi Resmi: Isu Kematian Hilman Suararakyat Dipastikan Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Diduga Gedung Rakyat Tanpa Wakil: DPRD Kota Pasuruan Disegel Mahasiswa, Mosi Tidak Percaya Menggema di Tengah Kekecewaan

Kamis, 16 April 2026 - 14:54 WIB

Blokade Jalan Depan Kodim Picu Ketegangan, Long March Mahasiswa Pasuruan Dipaksa Putar Arah

Kamis, 16 April 2026 - 02:50 WIB

Leher Terjerat Kabel Menjuntai, Pengendara Terluka Parah di Kediri: Dugaan Kelalaian Jaringan Internet Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIB

Gus Man GMPI Jatim Serukan Warga Bijak Bermedsos dan Jaga Persatuan di Tengah Maraknya Isu Nasional

Berita Terbaru

Berita Daerah

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB