Jatim Didorong Jadi Pelopor Nasional, Mendes PDT Yandri Susanto Tegaskan Desa Bersinar Harus Jadi Gerakan Nyata

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Surabaya- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan pentingnya komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar). Dalam agenda koordinasi bersama pemangku kepentingan di Jawa Timur, ia mendorong provinsi ini menjadi role model nasional dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba berbasis desa.

Menurut Yandri, desa merupakan garda terdepan dalam menjaga ketahanan sosial bangsa. Jika desa kuat dan bersih dari narkoba, maka fondasi Indonesia menuju cita-cita besar akan semakin kokoh. Ia menekankan bahwa ancaman narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan sendi ekonomi keluarga, stabilitas sosial, hingga masa depan generasi muda di perdesaan.

“Desa tidak boleh menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Justru desa harus menjadi benteng pertahanan pertama. Karena itu, Desa Bersinar bukan sekadar program seremonial, tetapi gerakan nyata yang harus dijalankan secara terukur dan berkelanjutan,” tegas Yandri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan Desa Bersinar di Jawa Timur dilaksanakan melalui sinergi lintas sektor antara Kementerian Desa PDT, Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga elemen masyarakat desa. Pendekatan yang digunakan tidak hanya represif melalui penindakan hukum, tetapi juga preventif dan edukatif, termasuk sosialisasi bahaya narkoba, pembentukan relawan anti-narkoba desa, serta penguatan ekonomi produktif masyarakat.

Yandri menilai Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi contoh nasional. Dengan jumlah desa yang signifikan dan karakter masyarakat yang kuat dalam nilai gotong royong, Jatim dinilai mampu mengintegrasikan program pencegahan narkoba ke dalam pembangunan desa secara sistematis.

“Kalau Jawa Timur berhasil, ini bisa menjadi model nasional. Kita ingin ada standar keberhasilan yang bisa direplikasi di provinsi lain,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif yang disebutnya sebagai semangat “Super Team”. Seluruh pihak mulai dari kepala desa, camat, bupati, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga keluarga harus bergerak dalam satu barisan yang solid. Tanpa kebersamaan, menurutnya, perang melawan narkoba akan sulit dimenangkan.

READ  Perkuat Ekonomi Desa, Mendes Yandri Dorong Sinergi Kopdes Merah Putih, BUM Desa, dan Program MBG

Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Yandri menyebut bahwa target Indonesia menjadi negara maju tidak akan tercapai jika generasi mudanya terjerat narkoba.

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Itu tidak mungkin terwujud jika narkoba masih merajalela hingga ke desa-desa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, BNN bersama pemerintah daerah memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dan akan dilakukan, di antaranya pemetaan wilayah rawan, pembentukan desa percontohan, hingga penguatan regulasi desa melalui peraturan desa (Perdes) tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, program pemberdayaan ekonomi desa juga didorong sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Yandri menilai kemiskinan dan minimnya lapangan pekerjaan sering kali menjadi celah masuknya peredaran narkoba. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi produktif melalui BUMDes, pelatihan kewirausahaan, dan optimalisasi dana desa harus diarahkan untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Pencegahan narkoba tidak bisa berdiri sendiri. Harus terintegrasi dengan pembangunan ekonomi, pendidikan, dan pembinaan karakter masyarakat desa,” jelasnya.

Pemerintah berharap gerakan Desa Bersinar di Jawa Timur tidak berhenti pada deklarasi atau seremoni belaka, tetapi benar-benar menjadi aksi nyata yang berdampak langsung di lapangan. Evaluasi berkala dan pelibatan aktif masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program tersebut.

Dengan komitmen bersama dan semangat kolaborasi lintas sektor, Jawa Timur diharapkan mampu membuktikan bahwa desa bukan titik lemah, melainkan titik kuat dalam perang melawan narkoba. Dari desa yang bersih, Indonesia Emas 2045 diyakini bukan sekadar mimpi, melainkan tujuan yang bisa dicapai bersama.

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sesat Pikir “Public Trust”, Ketika Penegakan Hukum Tereduksi Menjadi Sekadar Pencitraan
Empat Bulan Buron, Oknum Kiai Cabul Cicantayan Belum Ditangkap: Publik Pertanyakan Nyali dan Keseriusan APH
APMP Jatim Serahkan Dokumen Bukti Tambahan Dugaan Korupsi RSUD Dr Soetomo ke Kejari Surabaya, Minta Proses Hukum Transparan 
Diduga Gelanggang Judi Sabung Ayam di Teporo Kian Terang-terangan, Kepercayaan Publik terhadap Penegak Hukum Dipertaruhkan
May Day 2026 di Pasuruan: Antara Aksi Perjuangan dan Semangat Kebersamaan Buruh
Klarifikasi Resmi: Isu Kematian Hilman Suararakyat Dipastikan Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
Diduga Gedung Rakyat Tanpa Wakil: DPRD Kota Pasuruan Disegel Mahasiswa, Mosi Tidak Percaya Menggema di Tengah Kekecewaan
Blokade Jalan Depan Kodim Picu Ketegangan, Long March Mahasiswa Pasuruan Dipaksa Putar Arah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:10 WIB

Sesat Pikir “Public Trust”, Ketika Penegakan Hukum Tereduksi Menjadi Sekadar Pencitraan

Senin, 25 Mei 2026 - 02:21 WIB

Empat Bulan Buron, Oknum Kiai Cabul Cicantayan Belum Ditangkap: Publik Pertanyakan Nyali dan Keseriusan APH

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:04 WIB

APMP Jatim Serahkan Dokumen Bukti Tambahan Dugaan Korupsi RSUD Dr Soetomo ke Kejari Surabaya, Minta Proses Hukum Transparan 

Selasa, 28 April 2026 - 01:40 WIB

Diduga Gelanggang Judi Sabung Ayam di Teporo Kian Terang-terangan, Kepercayaan Publik terhadap Penegak Hukum Dipertaruhkan

Selasa, 28 April 2026 - 00:59 WIB

May Day 2026 di Pasuruan: Antara Aksi Perjuangan dan Semangat Kebersamaan Buruh

Berita Terbaru

Uncategorized

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB