KEP dan Satgas MBG Papua Barat Daya Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 2 Sorong

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya — Komite Eksekutif Papua (KEP) bersama Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Papua Barat Daya melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Kota Sorong, Senin (9/2/2026).

Kunjungan ini dipimpin Pimpinan KEP Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, didampingi Ketua Satgas MBG Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, Asisten II Setda Papua Barat Daya Jhony Way, serta disambut Kepala SMA Negeri 2 Kota Sorong Rode Lidia Momot, jajaran dewan guru, dan siswa-siswi.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan KEP dan Ketua Satgas MBG berdialog langsung dengan guru dan siswa untuk mendengarkan secara langsung pelaksanaan program, manfaat yang dirasakan, hingga berbagai kendala di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan KEP Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw menjelaskan bahwa Komite Eksekutif Papua memiliki tugas melakukan sinkronisasi, harmonisasi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional Presiden Republik Indonesia di Tanah Papua, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.

“Kami hadir untuk memastikan program Presiden berjalan baik di lapangan. Dari dialog singkat dengan siswa dan guru, responsnya sangat positif. Anak-anak merasa terbantu, senang, dan bersyukur. Ini solusi nyata yang sangat dibutuhkan,” ujar Paulus Waterpauw.

Ia menyebutkan, secara nasional target dapur MBG di Tanah Papua mencapai 2.519 dapur. Namun hingga saat ini baru sekitar 179 dapur yang beroperasi. Faktor geografis, jarak sekolah, serta kondisi alam menjadi tantangan utama dalam percepatan pelaksanaan program tersebut.

“Di sinilah tugas kami, melakukan harmonisasi dan evaluasi. Program ini kami lihat, apakah berjalan atau belum, apa kendalanya, dan bagaimana solusinya agar bisa dipercepat,” jelasnya.

READ  Bersihkan Mafia Rokok Ilegal: Profesor Hukum Internasional Prof Dr Sutan Naaomal Desak Presiden Turun Tangan

Pada kesempatan tersebut, Paulus Waterpauw juga mengapresiasi dukungan pihak sekolah dan para guru terhadap program MBG, serta antusiasme siswa yang merasakan langsung manfaatnya.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 2 Sorong secara umum berjalan baik tanpa kendala berarti.

“Secara umum tidak ada kendala yang signifikan. Anak-anak sangat senang dengan menu makan bergizi gratis dari Bapak Presiden. Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi,” ujar Ahmad Nausrau.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah catatan evaluasi, seperti kualitas buah yang terkadang kurang segar akibat jarak distribusi yang cukup jauh, serta belum optimalnya pemanfaatan pangan lokal di Kota Sorong.

“Pangan lokal sempat kami sajikan, namun karena karakter siswa di Kota Sorong yang heterogen dan belum terbiasa, muncul beberapa keluhan sehingga sementara dihentikan sambil dievaluasi. Berbeda dengan Sorong Selatan, di mana siswa justru menikmati pangan lokal karena sudah terbiasa,” ungkap Wakil Gubernur Papua Barat Daya tersebut.

Ahmad Nausrau juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat dua kabupaten di Papua Barat Daya yang belum melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis, yakni Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw.

“Kami terus berkoordinasi agar program ini segera berjalan di seluruh wilayah Papua Barat Daya, sehingga seluruh anak-anak di setiap kabupaten dapat merasakan manfaat yang sama,” tutupnya.

Penulis : Leonardo

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Suara Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Satgas PPKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus, Peran Masyarakat Dinilai Krusial untuk Wujudkan Keadilan
Kinerja Bupati Asep Japar Disorot, Sejumlah Pihak Nilai Dampaknya Belum Optimal
Guru Teladan Ibu Marsih Wafat, Jejak Pengabdian dan Ketulusan Dikenang Sepanjang Masa
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Danrindam XVIII/Kasuari Tutup Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 : Kobarkan Semangat Prajurit, Siap Mengabdi dan Menjaga Kehormatan Bangsa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua

Minggu, 26 April 2026 - 13:44 WIB

Satgas PPKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus, Peran Masyarakat Dinilai Krusial untuk Wujudkan Keadilan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:30 WIB

Kinerja Bupati Asep Japar Disorot, Sejumlah Pihak Nilai Dampaknya Belum Optimal

Sabtu, 25 April 2026 - 06:30 WIB

Guru Teladan Ibu Marsih Wafat, Jejak Pengabdian dan Ketulusan Dikenang Sepanjang Masa

Sabtu, 25 April 2026 - 05:49 WIB

Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid

Berita Terbaru