Hebohkan Publik, Diduga Gudang Penampungan Barang Ilegal Asal Malaysia Dilalap Sijago Merah di Sungai Raya

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bengkayang – Sebuah gudang yang diduga kuat menjadi tempat penampungan dan penyimpanan barang ilegal asal Malaysia dilaporkan terbakar hebat pada Jumat dini hari (26/12/2025). Gudang yang terbakar disebut-sebut milik seorang bernama Aling istri dari Aritonang, dan berlokasi di Dusun Sungai Raya, Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Informasi kebakaran ini pertama kali beredar luas melalui rekaman video warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dalam video tersebut, terlihat kobaran api besar melahap bangunan gudang, disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara. Sejumlah warga tampak berkerumun menyaksikan peristiwa tersebut, sebagian di antaranya merekam dengan ponsel.

“Pa ada info gudang Aling kebakaran di Sungai Raya. Milik gudang Aling istri dari Aritonang kebakaran tadi malam. Gudang penyimpanan barang-barang dari Malaysia seperti daging sapi, sosis, gula, beras, sayur-sayuran, dan minuman keras,” ungkap seorang warga dalam pesan suara yang beredar bersamaan dengan video kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan warga setempat, gudang tersebut selama ini dicurigai menjadi lokasi penyimpanan sementara berbagai komoditas yang diduga masuk secara ilegal dari Malaysia. Barang-barang tersebut diduga berasal dari jalur perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, yang selama ini dikenal rawan penyelundupan lintas negara.

Setelah disimpan di gudang tersebut, barang-barang diduga ilegal itu kemudian disalurkan ke sejumlah wilayah, termasuk Pontianak dan daerah lain di Kalimantan Barat.Aktivitas keluar-masuk kendaraan bermuatan barang di lokasi gudang disebut sudah lama menjadi perhatian warga sekitar,Kobaran api yang cukup besar membuat warga sekitar panik dan berdatangan ke lokasi kejadian. Hingga berita ini disusun, api dilaporkan masih terlihat menyala di beberapa bagian bangunan gudang, sementara upaya pemadaman dan pengamanan lokasi terus di upayakan. Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran, apakah murni akibat korsleting listrik, kelalaian, atau ada faktor lain yang disengaja. Begitu pula dengan jumlah serta jenis barang yang tersimpan di dalam gudang, yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar.

READ  Buka Puasa Bersama Sekaligus Penyerahan SK DPP YLBH -CCI oleh Dewan Pendiri Direktur YLBH-CCI

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan publik terhadap maraknya dugaan penyelundupan barang lintas negara di wilayah perbatasan Kalimantan Barat, khususnya Bengkayang dan Jagoi Babang. Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan secara serius, melakukan penyelidikan menyeluruh, serta membuka secara transparan hasil investigasi kepada publik.

Kasus dugaan kebakaran gudang ini dinilai tidak hanya soal musibah kebakaran semata, tetapi juga menyangkut potensi dugaan kejahatan ekonomi, penyelundupan, dan lemahnya pengawasan di wilayah perbatasan negara. Publik kini menunggu langkah tegas aparat untuk memastikan hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

Penulis : Frk

Editor : Red-01

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD Meningkat, RSUD Bengkalis Siaga Penuh: Obat, Darah hingga Ruang Rawat Dipastikan Aman
Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Lewat Program SELARAS 2026
Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:05 WIB

Kasus DBD Meningkat, RSUD Bengkalis Siaga Penuh: Obat, Darah hingga Ruang Rawat Dipastikan Aman

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Lewat Program SELARAS 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru