SUARARAKYAT.info|| Bengkayang – Sebuah gudang yang diduga kuat menjadi tempat penampungan dan penyimpanan barang ilegal asal Malaysia dilaporkan terbakar hebat pada Jumat dini hari (26/12/2025). Gudang yang terbakar disebut-sebut milik seorang bernama Aling istri dari Aritonang, dan berlokasi di Dusun Sungai Raya, Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Informasi kebakaran ini pertama kali beredar luas melalui rekaman video warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dalam video tersebut, terlihat kobaran api besar melahap bangunan gudang, disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara. Sejumlah warga tampak berkerumun menyaksikan peristiwa tersebut, sebagian di antaranya merekam dengan ponsel.
“Pa ada info gudang Aling kebakaran di Sungai Raya. Milik gudang Aling istri dari Aritonang kebakaran tadi malam. Gudang penyimpanan barang-barang dari Malaysia seperti daging sapi, sosis, gula, beras, sayur-sayuran, dan minuman keras,” ungkap seorang warga dalam pesan suara yang beredar bersamaan dengan video kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan warga setempat, gudang tersebut selama ini dicurigai menjadi lokasi penyimpanan sementara berbagai komoditas yang diduga masuk secara ilegal dari Malaysia. Barang-barang tersebut diduga berasal dari jalur perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, yang selama ini dikenal rawan penyelundupan lintas negara.
Setelah disimpan di gudang tersebut, barang-barang diduga ilegal itu kemudian disalurkan ke sejumlah wilayah, termasuk Pontianak dan daerah lain di Kalimantan Barat.Aktivitas keluar-masuk kendaraan bermuatan barang di lokasi gudang disebut sudah lama menjadi perhatian warga sekitar,Kobaran api yang cukup besar membuat warga sekitar panik dan berdatangan ke lokasi kejadian.
Hingga berita ini disusun, api dilaporkan masih terlihat menyala di beberapa bagian bangunan gudang, sementara upaya pemadaman dan pengamanan lokasi terus di upayakan. Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran, apakah murni akibat korsleting listrik, kelalaian, atau ada faktor lain yang disengaja. Begitu pula dengan jumlah serta jenis barang yang tersimpan di dalam gudang, yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar.
Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan publik terhadap maraknya dugaan penyelundupan barang lintas negara di wilayah perbatasan Kalimantan Barat, khususnya Bengkayang dan Jagoi Babang. Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan secara serius, melakukan penyelidikan menyeluruh, serta membuka secara transparan hasil investigasi kepada publik.
Kasus dugaan kebakaran gudang ini dinilai tidak hanya soal musibah kebakaran semata, tetapi juga menyangkut potensi dugaan kejahatan ekonomi, penyelundupan, dan lemahnya pengawasan di wilayah perbatasan negara. Publik kini menunggu langkah tegas aparat untuk memastikan hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.
Penulis : Frk
Editor : Red-01
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














