Zuli Zulkipli Soroti 37 Ribu Anak di Kabupaten Bekasi Tak Sekolah:Ini Alarm Serius untuk Pemerintah Daerah

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Kabupaten Bekasi — Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H., menyoroti persoalan serius terkait tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Bekasi. Dalam wawancara langsung dengan awak media, Zuli Zulkipli, S.H menyebut kondisi ini sebagai “cermin buram” dari ketimpangan akses pendidikan yang masih terjadi di daerah industri terbesar di Jawa Barat tersebut.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap anak. Ketika puluhan ribu anak di Kabupaten Bekasi tidak bersekolah, itu artinya kita sedang gagal menjamin masa depan mereka,” ujar Zuli Zulkipli, S.H kepada wartawan pada Kamis (6/11/2025).

Berdasarkan data Verval ATS Pusdatin Kemendikdasmen tahun 2025, tercatat 37.718 anak di Kabupaten Bekasi masuk dalam kategori ATS. Dari jumlah itu, 18.734 anak belum pernah mengenyam pendidikan formal, 10.076 anak putus sekolah di tengah jalan, dan 8.908 anak berhenti setelah lulus tanpa melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Zuli Zulkipli, S.H menyebut angka tersebut harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun lembaga pendidikan. “Jangan sampai kita hanya sibuk dengan pembangunan fisik, tapi lupa bahwa ada puluhan ribu anak yang kehilangan hak belajarnya,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, Zuli Zulkipli, S.H mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi kini termasuk dalam 10 besar daerah dengan jumlah ATS tertinggi di Jawa Barat. Ia mendorong agar pemerintah daerah segera melakukan intervensi nyata, seperti memperkuat program wajib belajar, mempermudah akses pendidikan di wilayah pelosok, serta menambah fasilitas sekolah di kawasan padat penduduk.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat agar anak-anak ini bisa kembali ke bangku pendidikan,” tegasnya.
Menurut Zuli Zulkipli, S.H, peran masyarakat sipil, lembaga nonpemerintah, hingga dunia usaha juga harus digerakkan untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari pendidikan dasar.

“Kalau 37 ribu anak tidak sekolah, itu bukan sekadar angka. Itu masa depan Kabupaten Bekasi yang sedang terancam,” tutup Zuli Zulkipli, S.H dengan nada prihatin.
)
:(Haris Pranatha)

READ  Warga RW 12 dan RW 13 Desa Sundawenang Gotong Royong Perbaiki Saluran Air Jebol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpisahan Berkesan, SPPG Mutiara Pelabuhan 1 Citamiang Hadirkan MBG Prasmanan untuk Siswa MAN 1 Kota Sukabumi
Wajah Baru Calon Demokrasi Desa, Encup Supratman Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Perumahan Kedungwaringin
Pelni Sorong Sampaikan Jadwal Kapal Rutin di Bulan Mei 2026
Dirut Perumda AM TJM Nahkodai Perpamsi Jabar 2026–2029, Harapan Baru Tata Kelola Air Bersih Menguat
Dapur MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Hergun Lakukan Sidak 3 Dapur SPPG di Sukabumi
Kirab Budaya Berkuda Semarakkan Milangkala Tatar Sunda di Garut, 1.200 Peserta Padati Makorem 062/Tarumanegara
Hergun Pantau MBG, Dapur SPPG Mangkalaya Yayasan Tidar Biru Sejahtera Tunjukkan Kinerja Positif
Anggota DPR RI Heri Gunawan Sidak Dapur SPPG Mutiara Pelabuhan Ratu 1, Pastikan Layak Dan Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Perpisahan Berkesan, SPPG Mutiara Pelabuhan 1 Citamiang Hadirkan MBG Prasmanan untuk Siswa MAN 1 Kota Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:49 WIB

Wajah Baru Calon Demokrasi Desa, Encup Supratman Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Perumahan Kedungwaringin

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:38 WIB

Pelni Sorong Sampaikan Jadwal Kapal Rutin di Bulan Mei 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:53 WIB

Dirut Perumda AM TJM Nahkodai Perpamsi Jabar 2026–2029, Harapan Baru Tata Kelola Air Bersih Menguat

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:27 WIB

Dapur MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Hergun Lakukan Sidak 3 Dapur SPPG di Sukabumi

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di SPPG Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan

Badan Gizi Nasional

BGN Tegaskan Relawan SPPG Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB