Walikota Sorong Luncurkan Pembagian Kelambu Massal untuk Perangi Malaria Menuju Eliminasi 2029

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Dalam upaya nyata mendukung program nasional pencegahan dan pengendalian malaria, Walikota Sorong, Septinus Lobat, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Yemima Elisabeth Windesi Lobat secara resmi membuka kegiatan pencanangan pembagian kelambu massal yang digelar di Posyandu Bahagia, Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat, Selasa (07/10/2025).

Walikota Septinus Lobat menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah kota untuk menekan angka kasus malaria yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Papua Barat Daya, khususnya di Kota Sorong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Septinus mengatakan Malaria tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga mengganggu produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,

Melalui pembagian kelambu berinsektisida ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia, dapat terlindungi dari gigitan nyamuk penyebab malaria. Walikota juga mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan yang efektif.

READ  Wamendagri Dorong Papua Barat Daya Jadi Model Daerah Hijau dan Bermartabat

Pemerintah Kota Sorong berkomitmen terus memperkuat sistem kesehatan dan menjalin kolaborasi lintas sektor agar program pengendalian penyakit menular dapat berjalan maksimal. Target eliminasi malaria pada tahun 2029 sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI menjadi motivasi utama pelaksanaan kegiatan ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Yemima Elisabeth Windesi Lobat menjelaskan bahwa selain pembagian kelambu, Dinkes Kota Sorong juga melakukan pemeriksaan malaria dan penyemprotan pembasmian serangga di daerah dengan risiko tinggi. Pada tahun 2024, kasus malaria tercatat sekitar 3.900 kasus, namun berkat berbagai upaya, angka ini menurun menjadi 2.818 kasus pada 2025.

“Kami mendistribusikan sekitar 15.000 sampai 16.000 kelambu kepada masyarakat melalui puskesmas, sebagai bentuk nyata komitmen kami untuk mencapai eliminasi malaria di Kota Sorong,” terang Yemima.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak
Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang
DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:56 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:51 WIB

Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:09 WIB

Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:22 WIB

Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal

Berita Terbaru